Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Abrasi Gilimanuk Kian Mengganas, Kerusakan Parah

Bali Tribune/ MENGANCAM - Ganasnya terjangan ombak perairan Selat Bali semakin mengancam permukiman warga di pesisir Gilimanuk.
Balitribune.co.id | Negara - Gempuran ombak di pesisir selat Bali kini kian mengganas. Dampak abrasi semakin menggerus daratan. Salah satunya terjadi di wilayah permukiman warga di pesisir Gilimanuk. Gelombang air laut menggerus daratan di ujung barat pulau dewata ini dan menyebabkan kerusakan infrastruktur.
 
Wilayah di Kelurahan Gilimanuk yang sejak sepuluh tahun terkahir ini terdampak ambrasi yang kian mengganas yakni Lingkungan Asri dan Lingkungan Jineng Agung. Di tengah kekhawatiran akan ancaman wabah virus corona, warga di dua wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan perairan selat Bali ini justru kini masih dihadapkan dengan ancaman abrasi. Bahkan gelombang perairan selat Bali kembali mengganas sejak memasuki Mei ini. Diprediksi kondisi ganasnya gempuran ombak pesisir selat Bali ini akan berlangsung hingga Juni mendatang.
 
Kondisi pesisir pantai belakangan semakin mengkhawatirkan akibat semakin tergerus abrasi. Pemukiman warga yang sebelumnya jauh dari bibir pantai kini sudah berhadap langsung dengan perairan dan selalu diterjang ombak ketika air laut pasang. Kerusakan infrastruktur sudah semakin parah. Warga kini yang diwajibkan untuk menerapkan social distancing justru terancam saat berada di rumah lantaran gelombang air laut setiap saat menerjang rumah warga. Berbagai upaya sudah dilakukan secara swadaya untuk tergerusnya bangunan warga.
 
Seperti pemasangan tumpukan karung berisi sirtu untuk penahan ombak. Namun benteng pertahanan itu tak bertahan lama. Bahkan sebelumnya sempat diperkuat dengan pemasangan senderan menggunakan buis beton. Sedangkan penanganan pesisir pantai sudah sering diusulkan Pemkab Jembrana namun hingga kini belum ada realisasi penanganan dari pemerintah pusat yang berwenang atas pesisir. Kini antara bangunan warga dengan perairan yang memisahkan pulau Bali dan pulau Jawa ini tinggal berjarak beberapa langkah saja.
 
Tembok rumah warga sudah terancam ambruk dihantam ombak. Kondisi ini membuat warga makin resah. Warga setempat mengaku hampir setiap malam tidak bisa tidur lantaran khawatir dengan terjangan ombak yang bisa merobohkan tempat tinggal mereka. Mereka mengaku upaya penanggulangan dengan memasang beton buis secara swadaya di wilayah Lingkungan Asri dan Lingkungan Jineng Agung tidak maksimal untuk mengurangi dampak kerusakan. Obak tinggi tetap menghatam bangunan warga dan semakin menggerus tanah pekarangan.
 
Lurah Gilimanuk Gede Wariana Prabawa mengaku ancaman ambrasi di wilayahnya tersebut. Menurutnya juga warga selalu gotong royong seperti memasang buis dan karung pasir serta batu dan pasir. Kini pihaknya masih menunggu penanganan dari pemerintah pusat untuk pelindung pantai. Pihak kelurahan dan kecamatan sudah mengajukan permohonan bantuan penanganan abrasi tersebut. "Permohonan sudah diajukan namun kewenangan untuk senderan pantai ada di pusat melalui Balai Wilayah Sungai Bali Penida," tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Jamsostek Award 2026: 260 Ribu Pekerja Papua Barat dan Papua Barat Daya Terlindungi

balitribune.co.id | Sorong - Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya terus diperluas. Hingga 2026, sebanyak 260.647 pekerja rentan di dua provinsi tersebut telah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 111.360 pekerja rentan berada di Papua Barat, sedangkan 149.287 pekerja rentan berada di Papua Barat Daya.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan, PMI Bangli Jalani Evaluasi Organisasi

balitribune.co.id | Bangli - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli terus memperkuat tata kelola organisasi dan kualitas pelayanan kemanusiaan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Kunjungan Pembinaan dan Evaluasi Organisasi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) PMI Provinsi Bali di Markas PMI Bangli, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Perang, Tradisi Siat Tipat Desa Kapal Simbol Kehidupan dan Kesejahteraan

balitribune.co.id I Mangupura - Ribuan tipat dan bantal kembali “berterbangan” dalam tradisi Siat Tipat Bantal di Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Sabtu (26/9/2026). Sekilas terlihat seperti aksi saling lempar, namun di balik kemeriahannya tersimpan filosofi kehidupan yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click

Pengelola Tanah Lot Berbenah Sambut Libur Akhir Tahun

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mulai melakukan persiapan untuk menyambut libur panjang akhir tahun 2026 yang tinggal hitungan tiga bulan lagi.

Sejumlah persiapan secara umum sudah mulai dilakukan seperti peningkatan kebersihan, kenyamanan, hingga sistem keamanan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan saat berkunjung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Urai Macet Gilimanuk, Berbagai Skenario Diterapkan

balitribune.co.id I Negara - Arus lalu lintas menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana, mengalami kemacetan parah hingga mengular sejauh 3,5 kilometer. Kondisi ini merupakan dampak domino dari aksi mogok massal dan blokade pintu keluar yang digelar puluhan sopir truk logistik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (26/9/2026) sore. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.