Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ade dan Deya Masuk Tim Thailand Open

Made Pranita Sulistya Devi
Made Pranita Sulistya Devi

BALI TRIBUNE - Pengurus Pusat PBSI merilis nama-nama pebulutangkis Indonesia yang bakal dikirim ke kejuaraan Thailand Open 2018, 10-15 Juli mendatang di Bangkok. Dari belasan nama pemain top nasional itu, dua di antaranya pebulutangkis  putri Bali, Made Pranita Sulitya Devi dan Made Deya Surya Saraswati.  Thailand Open  masuk kategori turnamen BWF World Tour Super 500 memperebutkan total hadiah senilai 350.000 dolar AS atau setara Rp 4,8 miliar. Indonesia mengirim di nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Untuk tunggal putra terdiri dari Firman Abdul Kholik, Ihsan Maulana Mustofa, Kho Henrikho Wibowo, Sony Dwi Kuncoro, Yehezkiel Fritz Mainaky, Muhammad Bayu Pangisthu, Shesar Hiren Rhustavito, Tommy Sugiarto. Di tunggal putri meliputi Fitriani, Ruselli Hartawan, Dinar Dyah Ayustine, Gregoria Mariska Tunjung, Narulia. R Ersa, Lyanny Alessandra Mainaky, Made Deya Surya Saraswati, Ni Made Pranita Sulistya Devi, Yulia Yosephin Susanto. Ni Made Pranita Sulistya Devi yang akrab disapa Ade, dihubungi wartawan mengatakan masih menunggu  hasil verifikasi dari BWF terkait rankingnya apakah sudah memenuhi syarat berlaga di event tersebut atau belum. Menurutnya, ada dua event yang hampir bersamaan, yakni Sirkuit Nasional (Sirnas) Premiere bulutangkis di Bandung, Jawa Barat, serta Thailand Open. “Ya pastinya saya harus memilih untuk ambil bagian salah satu dari dua event itu. Hanya saja untuk di Thailand Open saya masih harus menunggu hasil verifikasi dari Badminton World Federation (BWF), terkait ranking apakah saya bisa masuk untuk berlaga di Thailand Open atau tidak,” ujar Ade, Kamis (21/6). Jika seandainya bisa tembus berlaga di Thailand Open, maka pastinya event internasional itu menjadi prioritasnya. Jika tidak maka bakal turun di Sirnas Premiere di Bandung. Intinya Juli dirinya harus bertanding. “Keduanya memiliki arti penting bagi saya karena kalau turun di Sirnas Premiere tujuannya untuk upaya meningkatkan ranking nasional, sedangkan Thailand Open tujuannya meningkatkan ranking BWF,” imbuh Ade. Turun di event internasional baginya, tak hanya semata mengejar peningkatan ranking BWF, lebih dari itu untuk menambah jam terbang dengan melawan pebulutangkis tangguh, dari luar Indonesia. “Semakin sering mengikuti event internasional, membuat saya akan lebih tambah pengalaman teknik dan bisa dijadikan modal berlaga di event level nasional. Imbasnya, jelas akan semakin matang di event nasional,” pungkas dia.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.