Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ajang IFDF Diharapkan Dongkrak Turis Mancanegara

Endang Caturwati
Endang Caturwati

Denpasar, Bali Tribune
Event International Folk Dance Festival (IFDF) 2016 yang berlangsung di Bali pada 4-18 Oktober 2016 diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan khususnya dari mancanegara ke Pulau Dewata.

Direktur Kesenian Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Endang Caturwati mengatakan bahwa event tersebut merupakan bagian dari World Culture Forum 2016 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Badung pada 11-13 Oktober 2016 mendatang.

Dia menyatakan ajang yang menampilkan tarian rakyat dari 13 negara ini juga menyuguhkan berbagai pertunjukkan dan event-event guna menarik wisatawan untuk ikut serta ambil bagian. "Akan ada serangkaian festival seni seperti pertunjukkan maupun event-event seperti pameran, pemutaran film, dan lain sebagainya dalam kegiatan tersebut," ucapnya usai konferensi pers IFDF 2016 di Sanur, Denpasar.
Endang menuturkan kali ini, Indonesia sebagai tuan rumah akan menampilkan beberapa tarian Nusantara baik yang sudah dipilih dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang merupakan identitas masing-masing budaya di Tanah Air.
Melalui kegiatan tersebut pihaknya mengaku akan memperlihatkan kepada dunia bahwa kekayaan kebudayaan Indonesia sangat luar biasa. “Gol dari kegiatan ini adalah kami ingin mengangkat pada dunia bahwa kebudayaan di Indonesia sangat beragam. Masing-masing mempunyai nilai dan ada hal-hal yang sangat spesifik dari nilai tersebut yang merupakan salah satu keunikan Indonesia. Sehingga kebudayaan Indonesia ini semakin dikenal di mancanegara,” tegas Endang.
Lebih lanjut dia menyampaikan, keberagaman seni dan kebudayaan Indonesia sangat luar biasa dibandingkan dengan negara-negara lain yang hanya mempunyai beberapa seni saja.
“Di Indonesia ini banyak mempunyai genre, seperti seni tari di setiap suku Indonesia atau daerah mempunyai tari hiburan, tari upacara, tari pergaulan sedangkan tari rakyat dari beberapa negara lain kebanyakan berupa tari pergaulan. Beberapa negara yang ikut serta dalam ajang ini sangat tertarik sekali karena menurut mereka Indonesia mempunyai tari-tarian yang tidak dipunyai oleh negara lain,” katanya.

wartawan
ayu eka

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.