Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aktivitas Penerbangan Terganggu, Kunjungan Wisatawan ke Penglipuran Turun Drastis

Kunjungan wisatawan
Bali Tribune / WISATAWAN - Suasana kunjungan wisatawan di Desa Penglipuran, Bangli.

balitribune.co.id I Bangli - Imbas dari erupsi gunung berapi menyebabkan terganggunya aktivitas penerbangan di sejumlah bandara di Indonesia salah satunya bandara Internasional Soekarno Hatta berdampak langsung terhadap iklim pariwisata di Bali. Salah satu destinasi yang merasakan imbas signifikan adalah Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, yang mencatatkan penurunan  pada angka kunjungan wisatawan domestik.

Ketua Unit Usaha Desa Wisata Penglipuran, I Made Ambarsika Abdi, menjelaskan bahwa meskipun kondisi keamanan fisik maupun lingkungan alam di wilayah Bali tetap sangat aman dan kondusif. Namun gangguan pada sektor penerbangan nasional menjadi faktor utama yang memukul tingkat kunjungan wisatawan.

"Kalau terkait dengan keamanan fisik dan alam tidak terlalu terdampak di Bali. Namun, yang paling terdampak signifikan adalah di sektor penerbangan. Penutupan penerbangan di Soekarno-Hatta sangat berpengaruh, khususnya bagi wisatawan domestik yang menjadi mayoritas pengunjung di Desa Wisata Penglipuran," ungkap I Made Ambarsika Abdi pada Selasa (8/9/2026). 

Kata  Ambarsika, sebelum terjadi gangguan penerbangan, tingkat kunjungan harian ke Penglipuran secara konsisten berada pada angka kisaran daya tampung ideal (carrying capacity), yakni sekitar 2.000 wisatawan per hari. Namun, penutupan jalur udara secara mendadak membuat angka tersebut merosot tajam. 

"Terjadi penurunan kurang lebih 50 persen dari 2.000 menjadi sekitar 1.000 pengunjung per hari. Berdasarkan data yang kami baca, ada sekitar 108 penerbangan yang batal dengan potensi pergerakan wisatawan domestik mencapai 13.000 orang. Ini tentu sangat berdampak," sebutnya.

Menurutnya  wisatawan domestik yang berkunjung ke Penglipuran sejauh ini masih didominasi oleh wisatawan asal Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk Yogyakarta. Beberapa wisatawan yang tetap tiba di lokasi mengaku menyiasati pembatalan jalur udara dengan beralih menggunakan transportasi darat dan laut.

Lebih lanjut, dijelaskan, berbeda dengan segmen domestik, angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) relatif stabil di angka 500 hingga 600 orang per hari. Hal ini disebabkan rute penerbangan internasional menuju Bali tetap beroperasi secara normal sesuai arahan kebijakan pemerintah daerah. Menghadapi tantangan ini, pihak pengelola Desa Wisata Penglipuran telah merancang langkah pemulihan pascasituasi kembali kondusif melalui penguatan promosi dan kolaborasi media. 

"Harapan kami, ketika situasi dan kondisi alam sudah mulai normal kembali, kami akan mengencangkan kegiatan promosi melalui media sosial resmi serta berkolaborasi dengan media lokal maupun internasional. Fokus kami tidak hanya pada peningkatan jumlah kunjungan semata, tetapi juga memastikan setiap wisatawan yang datang ke Bali dan Penglipuran merasa aman dan nyaman," ujarnya.

wartawan
SAM
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.