Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Alat Pemadam Kebakaran Tidak Berfungsi

Bali Tribune/ PEMERIKSAAN - Petugas Damkar periksa alat kelengkapan APAR di sekretariat Kantor Bupati Klungkung.
balitribune.co.id | Semarapura - Untuk memastikan keamanan dan kelayakan alat pemadam api ringan yang ada dilingkungan Kantor Sekretariat Kantor Bupati Klungkung  Rabu(8/5) beberapa petugas pemadam kebakaran menyambangi  Sekretariat Kantor Bupati Klungkung. 
 
Kedatangan  personel Pemadam kebakaran Klungkung ini dengan memasuki satu persatu instansi, untuk melakukan pengecekan terhadap APAR (alat pemadam api ringan) yang selama ini sepertinya kurang mendapatkan perhatian serius jika sampai terjadi musibah kebakaran.  Fakta yang ditemukan oleh petugas setelah dilakukan pemeriksaan, semua APAR di Kantor Setda Klungkung ternyata kurang perawatan. Bahkan APAR di ruang tunggu Bupati dalam keadaan rusak ini jelas sangat memprihatinkan.
 
Pemeriksaan ini langsung dipimpin Kasatpol PP dan Damkar Klungkung Putu Suarta,SH. Menurutnya awalnya Petugas Damkar terlebih dahulu memeriksa APAR yang terletak di lorong Bagian Umum Setda Klungkung. Di lokasi tersebut, APAR tampak berdebu dan tidak terawat. Petugas Damkar pun langsung memeriksa secara detail APAR tersebut. "APAR mininmal seminggu sekali dibolak-balik (dikocok), sehingga lebih awet. Rata-rata APAR memang kurang diperhatikan, padahal ini sangat penting," ujar I Putu Suarta rada menyesalkan fakta yang ditemukan tersebut.
 
Pemeriksaan lalu dilanjutkan ke ruangan Sekda Klungkung, Ruang Rapat Widya Mandala, Praja Mandala, dan APAR yang terletak di ruang tunggu Bupati Klungkung. Pagi itu setidaknya 7 APAR yang diperiksa petugas Damkar. Dari semua pemeriksaan, rata-rata APAR dalam keadaan kurang terawat namun masih bisa digunakan. Justru, APAR di ruangan tunggu Bupati yang kondisi selangnya rusak dan harus diganti/ "APAR di ruang tunggu Bupati yang kondisi selangnya rusak. Kami sarankan untuk segera diganti, sehingga aman digunakan," jelas Putu Suarta
 
Putu Suarta memaparkan, pemeriksaan APAR ini baru pertama kali dilakukan di itansi pemerintahan di Klungkung. Sebelumnya petugas damkar sudah lebih dahulu melakukan pengecekan di itansi swasta mulai dari hotel. Rumah sakit dan puskesmas juga tidak luput dari pemeriksaan tersebut. "Setelah pengecekan, semua APAR di kantor Setda Klungkung kurang terawat. Itu karena petugas pengelola, kurang memahami perawatan dari APAR," jelasnya
 
Selain itu, semua APAR di Setda Klungkung tidak sesuai standart. Putu Suarta mengungkapkan, saat ini standart APAR di kantor itansi  6 Kilogram. Sementara semua APAR di Itansi Setda Klungkung berkapasitas 3 Kilogram.
 
Dirinya menyayangkan, rata-rata pegawai yang beraktivitas di Setda Klungkung tidak memahami cara penggunaan APAR ini. Selain itu petugas juga menemukan penempatan APAR yang tidak sesuai standart, karena ditarus ditempat tersembunyi dan digantung terlampai tinggi. "Oleh sebab itu, kedepan perlu lagi dilakukan sosialisasi tentang fungsi dan penggunaan APAR. Karena hal ini sangat penting dilakukan, terutama disaat kondisi darurat," jelasnya
 
Selain memeriksa APAR, petugas damkar juga memeriksa beberapa intalasi listrik yang dianggap rentan dapat menyebabkan terjadinya konsleting dan rawan terjadinya  kebakaran. uni
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.