Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

AMAN Berang, Koster Turun Tangan

PDIP
RAPAT - Wayan Koster turun ke Gianyar dan pimpin rapat internal PDIP Gianyar.

BALI TRIBUNE - Menjelang turunnya Rekomendasi  DPP PDIP, Paket AMAN (Agus Mahayastra- AA Gde Mayun), justru tidak aman lagi. Menyusul mencuatnya nama I Nyoman Parta yang siap bersaing mendapatkan rekomendasi  untuk menjadi ‘jagoan’ PDIP di Pilkada Gianyar  mendatang. Kondisi ini kontan membuat partai banteng moncong putih  bergoyang dalam sepekan terakhir.

Menyikapi friksi di internal PDIP Gianyar yang kian meruncing melanggar mekanisme partai. Jajaran Pengurus DPC  PDIP Gianyar menggelar rapat tertutup di Kantor DPC PDIP Gianyar, Selasa (27/6) pagi. Ketua PDIP Bali, I Wayan Koster langsung turun memimpin  rapat, namun tidak mengundang I Nyoman Parta  yang menjabat Koordinator Wilayah PDIP Bali untuk Gianyar.  Kondisi ini  justru memperparah situasi, karena sejumlah ranting kecewa dan meminta   Parta hadir, sekalipun tidak diundang.

Dalam rapat itu, Ketua PDIP Bali I Wayan Koster meminta kader PDIP Gianyar menjaga soliditas antar kader. Sebab, kekalahan selalu terjadi ketika terjadi gejolak di internal partai. Setiap kader juga diwajibkan  mengikuti mekanisme partai.  Termasuk pemasangan baliho pencalonan dalam Pilkada Gianyar, baru boleh dilakukan dalam masa penjaringan. “Karena kekalahan terjadi dalam sejumlah hajatan politik, karena  masalah di internal PDIP  yang  tidak solid. Ikuti mekanisme partai. Kalau mau ikut (Pilkada Gianyar), silahkan mendaftar, jangan grasa grusu,” terang Koster.

Ketua PDIP Gianyar I Made Mahayastra menyatakan rapat tersebut dilakukan untuk menyolidkan kader partai. Sebab menurut dia, pemasanga baliho Parta, dinilai  berisiko mengancam soliditas PDIP Gianyar. Sebab PDIP Gianyar selama ini telah membulatkan tegad mengusung Paket Aman.

Kata Mahayastra, hingga saat ini memang belum ada rekomendasi terkait Paket Aman. Karena itu, Parta masih memiliki peluang untuk maju ke Pilkada menggunakan kendaraan PDIP. Hanya saja, apa yang dilakukan Parta saat ini telah menyimpang dari mekanisme partai. Yakni memasang baliho sebelum mengikuti mekanisme penjaringan calon. Karena itu, Mahayastra berharap supaya simpatisan Parta menurunkannya sendiri. “Kira-kira Juli kita buka penjaringan, karena Agustus rekomendasi keluar. Saat tahapan penjaringan, baru boleh memasang baliho,” terangnya.

Sementara itu, Korwil PDIP Bali untuk Gianyar, I Nyoman Parta tiba di Sekretariat DPC PDIP, namun sayang rapat sudah ditutup. Parta dan Mahayastra pun terlibat argimentasi. Parta tak terima disebut melanggar mekanisme partai. Menurut Parta, pemasangan baliho tersebut untuk menuntut diadakannya penjaringan dalam menentukan calon yang akan diusung PDIP di Plkada Gianyar 2018. Parta malah menilai,  selama ini tidak ada indikasi PDIP Gianyar akan melakukan penjaringan. “Jika saya melanggar mekanisme, (Paket) Aman kan (masang baliho) bawa-bawa nama partai sudah sejak 1,5 tahun lalu. Saya baru tiga hari, itupun dipasang rakyat,” terangnya singkat.

wartawan
redaksi
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.