Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan dan Penanganan Abrasi Diusulkan ke Pusat

Bali Tribune / ABRASI - Kerusakan dampak abrasi hingga kian meluas di pesisir Jembrana. Sejumlah titik pantai kini kembali diusulkan ke pemerintah pusat agar bisa mendapat penanganan.

balitribune.co.id | NegaraTidak sedikit kerusakan infrastruktur fasilitas umum yang terjadi di Jembrana. Namun hingga kini pendapatan asli daerah masih terbilang kecil. Begitupula parahnya dampak abrasi yang terjadi di pesisir yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sehingga kini anggaran ratusan milyar diusulkan ke pemerintah pusat untuk perbaikan jalan serta usulan penanganan abrasi di sejumlah titik.

Ditengah keterabatasan anggaran daerah, kondisi pesisir kini semakin mengkhawatirkan akibat abrasi. Begitupul kondisi kerusakan jalan. Penanganan abrasi serta perbaikan jalan hingga kini masih menjadi perhatian serius. Salah satu upaya yang kini dilakukan adalah mengusulkan anggaran ke pemerintah pusat melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK). Kini Kabupaten Jembrana mengusulkan anggaran sebesar Rp 300 milyar untuk perbaikan jalan kabupaten di Jembrana.  Anggaran tersebut diusulkan melalui DAK tahun 2023 kepada pemerintah pusat yang mencakup seluruh jalan kabupaten.

Sementara untuk penanganan abrasi telah diusulkan pula sejumlah titik pantai di Jembrana. Mengingat penanganan abrasi di wilayah pantai menjadi kewenangan pemerintah pusat. Dengan  total nilai usulan mencapai Rp 375 milyar, diharapkan menjadi solusi permasalahan di wilayah pesisir akibat dampak abrasi yang selama ini menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Jembrana.  Wilayah pantai yang diusulkan untuk penanganan abrasi tersebut terdiri dari Pantai Desa Perancak Jembrana, Pantai Pengambengan Negara, Pantai Rambut Siwi Mendoyo dan Pantai Pebuahan Negara.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengakui dengan adanya peningkatan anggaran dari pemerintah pusat, perbaikan jalan/hotmix sudah dianggarkan tahun ini. Ia menyebut eberapa ruas jalan juga sudah diperbaiki. Selain itu pihaknya juga mengakui sudah mengajukan usulan ke pusat. "Kita juga  sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp 300 milyar ke pemerintah pusat untuk penanganan dan perbaikan jalan di Kabupaten Jembrana. Anggaran tersebut akan mampu mengcover seluruh jalan milik Kabupaten yang rusak untuk diperbaiki. Semoga tahun depan ini sudah bisa berjalan," ujarnya.

Bupati asal Kaliakah ini mengajak masyarakat yang wilayahnya mendapat perbaikan jalan agar mampu menjaga secara baik. Begitupula pihaknya mengingatkan rekanan kontraktor yang memenangkan tender agar dapat memaksimalkan pekerjaannya sehingga infrastruktur bertahan lama. "Tolong nanti jalan ini agar dipelihara dengan baik. Kebersihan saluran air di sepanjang jalan juga harus dijaga, karena kalau aspal tergenang air akan rentan berlubang. Saya minta kepada pemenang tender agar melakukan pekerjaannya dengan maksimal sehingga hasilnya juga maksimal," tegasnya.

Sedangkan untuk penanganan abrasi ia mengaku akan dilakukan secara bertahap. Bupati mengatakan saat ini sudah ditangani beberapa titik pantai di kabupaten Jembrana yang terdampak abrasi. " Tahun 2022 ini, penanganan abrasi dengan anggaran sebesar Rp 40 milyar sedang berjalan. Dengan nilai anggaran Rp 40 milyar dari pemerintah pusat, mencover penanganan abrasi di pantai Gilimanuk, Candikusuma dan Delodberawah sudah dalam proses pengerjaan tahun ini. Sedangkan pantai yang abrasi di wilayah lainnya, akan bertahap kita tangani," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

BPBD Tabanan Salurkan Bantuan Logistik bagi Warga Terdampak Longsor dan Kebakaran

balitribune.co.id | Tabanan - Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir memicu sejumlah kejadian bencana di beberapa wilayah Kabupaten Tabanan, mulai dari longsor hingga kebakaran rumah akibat korsleting listrik. Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tabanan (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Baca Selengkapnya icon click

Perda 4/2026 Jadi Tameng Lahan Produktif, Bali Perkuat Kedaulatan Pangan

balitribune.co.id | Pemerintah Provinsi Bali mengambil langkah strategis dalam menjaga masa depan pertanian dan ketahanan pangan daerah. Melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan secara Nominee, Gubernur Bali, I Wayan Koster, menegaskan komitmen kuat untuk melindungi lahan pertanian produktif dari tekanan pembangunan dan praktik kepemilikan terselubung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sektor Pariwisata dan UMKM Jadi Motor Utama, Kinerja Fiskal Bali 2026 Tumbuh Solid

balitribune.co.id | Denpasar - Secara umum, kinerja fiskal Bali di awal 2026 menunjukkan fondasi yang cukup kuat. Pertumbuhan ekonomi di atas nasional, pendapatan negara dan daerah yang meningkat dua digit, serta ekspansi kredit UMKM menjadi sinyal optimisme terhadap daya tahan ekonomi Pulau Dewata di tengah dinamika global.

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Ketenagakerjaan Karangasem Perkuat Perlindungan Pekerja Desa

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan Desa pada sub kegiatan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa di Wantilan Sabha Prakerti Kantor Bupati Karangasem, Kamis (26/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Penyelewengan, Ketua DPRD Klungkung Kumpulkan Penerima Bansos

balitribune.co.id I Semarapura - Masalah hukum menjadi atensi serius dalam pertemuan strategis antara Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom dengan para Kelihan Pura serta kelompok masyarakat penerima hibah bantuan sosial (bansos) yang cair di tahun anggaran induk 2026 yang telah difasilitasinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.