Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anggaran Turun, BKKBN Optimis Tetap Kerja Maksimal

Bali Tribune/Sestama BKKBN RI, Nofrijal didampingi Kepala perwakilan BKKBN provinsi Bali Catur Sentana saat membuka acara yang ditandai dengan pemukulan gong.

Bali Tribune, Denpasar - Anggaran untuk BKKBN di tahun 2019 ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang cukup signifikan mencapai Rp1,7 triliun. BKKBN hanya dialokasikan anggaran dana Rp3,7 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp2,1 triliun dipakai untuk membayar gaji SDM, termasuk para penyuluh Keluarga Berencana (KB). Jadi, yang dipakai untuk operasional hanya Rp1,6 triliun. Meski demikian, BKKBN tetap optimis dapat bekerja maksimal di tahun 2019 ini. "Kami tidak pesimis, dan tetap optimis dalam bekerja," ungkap Sekretaris Utama BKKBN RI, H. Nofrijal, S.P., M.A. ketika membuka acara Sosialisasi Penggunaan DAK 2019 Wilayah Regional III di Denpasar, Rabu (6/2) malam lalu. Optimisme Nofrijal BKKBN tetap bekerja dengan maksimal karena Dana Alokasi Khusus (DAK) mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yaitu dari Rp2,2 triliun menjadi Rp2,6 triliun. Hal ini yang diyakini Nofrijal dapat mendukung percepatan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga  (KKBPK) di setiap Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. "Enam ratus miliar rupiah untuk pengadaan fisik, sedangkan Rp1,9 sampai Rp2 triliun untuk mon fisik pada tiga bagian pokok, yaitu membiayai balai penyuluhan, anggaran Kampung KB di setiap Kecamatan dan penyaluran alat kontrasepsi dari gudang Kabupaten ke pasien atau fasilitas pelayanan di Kecamatan, maupun di bidan - bidan yang berjejaring dengan BPJS," urainya. Untuk itu, ia mengimbau agar anggaran tersebut dapat dikelolah dengan baik di setiap provinsi. Mengenai evaluasi pepenggunaan dana DAK pada tahun sebelumnya, menurut Nofrijal ada beberapa hal yang harus diperhatikan lebih mendalam kedepannya, terutama pertanggungjawaban dan realisasinya di lapangan. "Untuk itulah, kita hadirkan tiga narasumber lintas Kementerian, yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri dan Bapenas," ujarnya. Kepala perwakilan BKKBN provinsi Bali Catur Sentana selaku Ketua Panitia penyelenggara mengatakan, acara sosialisasi ini memang bertujuan untuk penyebarluasan informasi dan petunjuk operasional penggunaan DAK fisik subbidang KB dan petunjuk teknis penggunaan BOKB tahun 2019. Sehingga ia berharap, melalui kegiatan ini diharapkan dapat dikoordinasikan pengelolaan dan evaluasi pemanfaatan DAK subbidang KB fisik dan nonfisik tahun 2018. "Sosialisasi ini digelar untuk meningkatkan cakupan DAK subbidang KB tahun anggaran 2018 melalui laporan pelaksanaan DAK subbidang KB fisik dan nonfisik di dalam aplikasi morena," katanya. (ray) 

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.