Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Duktang Liar, Penampung Diminta Aktif

Satpol PP
I Made Krya Gunarta

Gianyar, Bali Tribune

Meski penjaringan sudah dilakukan berantai mulai dari sejumlah pintu masuk Bali,  namun  lolosnya penduduk pendatang liar di antara gelombang urbanasasi pasca lebaran dipastikan masih tinggi. Mengantasipasi itu,  intansi terkait, temasuk pihak penampung ikut proaktif.

Hal itu ditegaskan Kasat Pol PP Gianyar I Made Krya Gunarta, Senin (18/7). Disebutkan, untuk menjaring penduduk pendatang yang tidak memiliki kelengkapan administrasi, sejatinya sudah ada aturan jelas. Mulai dari Perda hingga aturan di desa dinas maupan adat. Bahkan di beberapa desa, ada aturan khusus atas kepekatan bersama antara desa dinas dan adat.  Kini, tinggal penegakanya yang diharapkan lebih serius. Namun harus dengan cara yang profesioanl, agar tidak terkesan arogan.

Krya mengkaui,  belum semua desa atau Desa Pakraman yang memberikan perhatian serius terkait keberadaan penduduk pendatang. Kondisi ini membuat penduduk pendatang cenderung mencari tempat tinggal sementara di daerah yang pemeriksaan kependudukannya sedikit longgar.  “Jika  pihak desa akan melaksanakan penertiban kependudukan, kami di Sat Pol PP, tentunya siap membantu. Karena otoritasnya ada di desa.  Namuan kami  berharap, stiap  ada penertiban Pol PP sebagai penegak perda dilibataan, ini untuk meninggalkan kesan tumpang tindih penertiban,” harapnya.

 Mengenai banyaknya penduduk pendatang liar yang  masih saja ada yang lolos, pihak penampung pendatang diminta proaktif.  Karena ada kecenderungan pihak menampung  yang  tidak mau tahu, demi kelancaran usaha tempat kosnya. “Ini kembali pada desa masing-masing. Sebab, penampung penduduk pendatang berada dibawah pengawasan desa,” lemparnya lagi.

Krya juga mewanti-wanti kepada penegak kependudukan di wilayah-wilayah yang  terdapat proyek pembangunan  dan  menampung banyak pekerja. Karena, pihak pimpinan proyek, kerap nakal dengan mendaftarkan buruh proyeknya secara kolektif. Dan  untuk beberapa wilayah yang pengawasannya kurang, jumlah buruh proyek yang didaftarkan, kerap tidak sesuai. “Kami sering melakukan penertiban  di bedeng-bedeng buruh ptoyek. Mereka kerap berdalih, buruh yang belum terdaftar karena baru datang.  Hal ini juga patut diantisipasi,” tambahnya.

Mengenai sanksi,  penduduk pendatang liar yang terjaring  di di Gianyar, dipastikan  akan terjaring dan dikenai  sanksi sesuai aturan yang berlaku.  Namun untuk kebijakan pemulangan,  belum  menjadi pilihan, karena manyangkut pembiayaan. “Yang tepenting, penduduk pendatang liar harus ditertibkann. Kalau dibiarkan,  akan terus diikuti yang lainnya dengan cara  kucing-kucingan,” tegasnya.

wartawan
redaksi
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.