Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

Dirut Perumda Swatantra Gede Boby Suryanto.
Bali Tribune / Dirut Perumda Swatantra Gede Boby Suryanto.

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Hal tersebut disampaikan Dirut Perumda Swatantra Gede Boby Suryanto, pada Rabu (29/4/2026). Menurutnya, kekhawatiran masyarakat akan naiknya harga bapok adalah hal yang sangat wajar, terlebih di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik global saat ini. "Kecemasan ini bukan hanya dirasakan masyarakat, kami selaku pengusaha daerah pun merasakannya. Ditambah lagi dengan isu kelangkaan dan kenaikan harga BBM yang sangat berpengaruh pada biaya produksi. Sebagai antisipasi, kami fokus pada pengamanan supply chain (rantai pasok) agar barang terus tersedia," ungkap Boby.

Boby menjelaskan, kenaikan harga komoditas saat ini sulit dihindari, terutama untuk produk impor seperti beras, gula pasir, bawang putih, dan komoditas dengan kemasan. Ia mencatat, rata-rata kenaikan harga pada bahan impor dan kemasan sudah menyentuh angka 10 hingga 20 persen. "Contohnya harga minyak goreng. Pada bulan Januari, harga satu karton (isi 12 botol) masih Rp180.000, sekarang sudah naik menjadi Rp192.000. Artinya, harga pokok pembelian per liter yang dulunya Rp16.750, kini sudah menjadi Rp17.700. Ini baru harga modal," paparnya.

Tantangan ketersediaan pangan ini diprediksi akan semakin ketat seiring dengan beroperasinya Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang bertugas menyuplai kebutuhan makan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah. Menurut Boby, peningkatan serapan pangan secara masif oleh SPPG otomatis akan menciptakan persaingan ketersediaan stok di pasaran. "Hukum ekonominya jelas, ketika stok menipis, harga pasti naik. Saat ini Perumda Swatantra sudah melayani pasokan untuk 18 SPPG di Buleleng, dari total 56 SPPG yang direncanakan akan dibangun dan beroperasi. Jika semuanya sudah berjalan serentak, tentu pengaruhnya ke pasokan pangan kita sangat besar," tambahnya.

Untuk mencegah inflasi yang tidak terkendali, Boby menjabarkan sejumlah intervensi yang telah dilakukan pihaknya. Salah satunya adalah menjaga stabilitas harga telur ayam ras dengan cara menyuplai pakan jagung murah kepada para peternak lokal. "Kami menyuplai jagung dengan harga maksimal Rp7.000 per kilogram. Dengan begitu, peternak tetap bisa mematok harga telur ayam yang wajar, yakni di kisaran Rp48.000 hingga Rp49.000 untuk ukuran tanggung, dan Rp50.000 hingga Rp52.000 per tray untuk ukuran besar," jelasnya.

Selain itu, untuk mencegah kelangkaan bahan pokok secara umum, Perumda Swatantra juga telah menjalin kerja sama pasokan (KAD) dengan sejumlah kabupaten tetangga, seperti Jembrana, Tabanan, dan Badung. "Masyarakat Buleleng tidak perlu khawatir, untuk 2 sampai 3 bulan ke depan pasokan pangan masih sangat aman dan terkendali. Namun, yang kita waspadai adalah bulan keempat dan seterusnya, terutama jika terjadi gejolak harga BBM bersubsidi. Jika itu terjadi, kami akan berhitung ulang dan mengambil langkah lanjutan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)," tandas Boby. 

wartawan
CHA
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.