Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Dinas Kesehatan Karangasem Pastikan Kesiapan Rumah Sakit

RS Antisipasi Hantavirus
Bali Tribune / RSUD Karangasem - Tampak suasana di RSUD Karangasem.

balitribune.co.id I Amlapura - Terkait masuknya Hanta Virus ke beberapa wilayah di Indonesia, Kementrian Kesehatan RI telah menyebarkan surat edaran ke seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, dan surat edaran tersebut juga telah diterima oleh Dinas Kesehatan Karangasem, pada 10 Mei 2026 lalu.

Guna mencegah masuk dan menyebarnya hanta virus di Karangasem, Dinas Kesehatan Karangasem sudah langsung bergerak cepat sesuai surat edaran Kemenkes RI tersebut, diantaranya memastikan kesiapan rumah sakit dan fasilitas kesehatan dalam penata laksanaan kasus jika ditemukan adanya pasien dengan suspect yang mengarah pada penyakit yang diakibatkan oleh Hanta Virus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, kepada awak media Selasa (12/5/2026) menegaskan jika sampai saat ini Hanta Virus belum ada ditemukan di Bali, untuk itu pihaknya mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik, namun demikian sesuai dengan surat edaran Kemenkes RI, warga diimbau untuk waspada terutama terhadap kotoran, urine dan air liur tikus yang terinfeksi, karena penularan utamanya melalui partikel debu dari sarang tikus. 

"Kami sudah menerima surat dari Kemenkes RI terkait kewaspadaan terhadap masuknya penyakit yang diakibatkan oleh Virus Hanta. Penyakit ini merupakan penyakit Zoonosis yakni penyakit dari hewan yang bisa menular ke manusia," ujar Kadiskes Putra Pertama.

Disebutkannya, manifestasi klinis Virus Hanta ini ada dua jenis, yakni penyakit Hemoralgic Fever With Renal Syndrom  (HFRS) yakni penyakit dengan gejala demam berdarah yang diikuti gejala Renal yaitu penyakit kuning dan sebagianya. Dimana HFRS ini tingkat Fatality Rates nya berkisar antara 5 hingga 15 persen. Dan yang kedua adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) adalah infeksi pernapasan serius yang disebabkan oleh virus Hanta, ditularkan melalui paparan urine, tinja, atau liur tikus. Penyakit ini memicu gejala seperti flu yang cepat berkembang menjadi pneumonia berat, sesak napas, dan gagal jantung, dengan potensi kematian yang tinggi.

Terkait hal ini lanjut Putra Pertama, Kemenkes RI telah menekankan langkah-langkah antisipasi yang tengah dan perlu dilakukan yakni skrining pintu masuk, memperketat pengawasan di bandara dan pelabuhan khususnya penumpang dari wilayah dengan kasus Hantavirus tinggi, menyiapkan metode pemeriksaan PCR dan Rapid Test.

Sementara langkah pencegahan bagi masyarakat, yakni menjaga kebersihan rumah dan lingkungan terutama memastikan rumah bebas dari tikus, mengelola sampah rumah tangga dengan baik agar tidak mengundang tikus. Yang terpenting adalah menghindari kontak langsung dengan kotoran tikus dan menggunakan sarung tangan atau masker saat membersihkan sarang tikus atau gudang. 

wartawan
AGS
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FGBMFI World Convention 2026 di Bali Dihadiri Delegasi dari 48 Negara

balitribune.co.id I Badung - The Full Gospel Business Men's Fellowship International (FGBMFI) World Convention 2026 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada 13–15 Agustus 2026 akan dihadiri 1.400 hingga 1.500 delegasi dari 47 negara. Delegasi yang hadir merupakan pebisnis yang secara tidak langsung akan memberikan dampak positif bagi Bali sebagai tuan rumah konvensi dunia tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Susun untuk Seniman, Menteri PKP Sebut Seniman Bali Pantas Diperhatikan

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait membuat sejumlah terobosan untuk kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tanah Air. Salah satunya dengan menghadirkan rumah susun untuk kalangan MBR di setiap daerah seperti rumah susun untuk pelaku seni di Bali kategori MBR. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menteri PKP RI Maruarar Sirait Tinjau Program BSPS di Banjar Oongan Tonja

balitribune.co.id I Denpasar -  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait melakukan kunjungan terkait Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (10/8/2026). 

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang jumlah bantuannya sebanyak 31 unit, tahun ini jumlah bantuan naik menjadi 4.184 unit. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.