Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antrean Kendaraan di Pelabuhan Padangbai Mulai Padat

ANTRE
ANTRE – Jelang lebaran, antrean kendaraan yang hendak nyeberang ke Lombok melalui Padangbai mulai tampak.

BALI TRIBUNE - Antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Padangbai, Karangasem terjadi dan bahkan mengular hingga keluar areal pelabuhan sejauh hampir satu kilometer. Antrean panjang ini terjadi menyusul rusaknya kembali Dermaga II Padangbai, yang baru saja rampung setelah proses perbaikan memakan waktu cukup lama tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini Kamis (8/6), antrean panjang kendaraan sudah terjadi sejak dua hari terakhir, namun terparah terjadi sejak Rabu malam hingga Kamis kemarin dan ini diperkirakan akan terjadi hingga menjelang musim mudik dan arus balik lebaran.

“Saya antre sejak kemarin Pak! Kata petugas dermaganya cuman satu yang bisa dioperasikan karena yang satunya rusak lagi,” ucap Ramat, salah satu sopir truk asal Malang, Jawa Timur.

 Rahmat sendiri mengaku heran kenapa di Pelabuhan Padangbai dermaganya selalu rusak dan penyeberangannya selalu antre seperti ini. “Kalau di Ketapang-Gilimanuk lancar gak ada antrean. Nah giliran mau nyeberang di Padangbai, langsung antre panjang sampai keluar pelabuhan. Ini aja saya nginap di jalan dan baru tadi subuh bisa masuk kantung parkir dalam pelabuhan,” keluhnya.

 Hal serupa juga diungkapkan Suyono, salah satu sopir truk asal Pasuruan, Jawa Timur. Dia mengaku mulai gelisah jika terlalu lama antre masuk pelabuhan. Pasalnya kata sopir yang dipanggil Pak Yono oleh teman sesama sopir yang antre di jalur menuju pelabuhan itu, bekalnya sudah mulai menipis. “Ya gimana lagi kita sopir ya gak bisa berbuat apa-apa! Masalahnya kalau antre lama begini yo kami juga khawatir, bekal kami pas-pasan,” ucapnya.

 Terkait hal ini, Rudi Susanto salah satu Supervisi Oprasional ASDP Padangbai, kepada wartawan mengakui jika antrean panjang kendaraan ini terjadi salah satunya karena dermaga yang dioperasikan cuman satu. Diakuinya pula Dermaga II setelah rampung dari proses perbaikan sempat dioperasikan selama tiga hari, namun sejak Rabu (7/6) sore kembali terjadi kerusakan pada salah satu bagian di dermaga tersebut sehingga untuk sementara kembali tidak dioperasikan.

 “Master pennya yang miring sehingga tidak simetris, jadi terpaksa tidak dioperasikan lagi. Dan malamnya sudah langsung dilakukan perbaikan,” sebut Rud Susanto. Untuk di Padangbai sendiri hanya ada dua dermaga untuk bongkar muat, dan dari dua dermaga itu hanya Dermaga 1 saja yang bisa beroperasi dengan baik, sementara Dermaga II sering mengalami kerusakan.

wartawan
redaksi
Category

Gunakan Regulasi Baru, Perbekel 2 Periode Bisa Dicalonkan Lagi di Pilkel Serentak

balitribune.co.id I Gianyar - Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar memasuki tahapan pendaftaran bakal calon yang berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pilkel tahun ini menggunakan regulasi baru yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.