Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

AP I Mengajak Maskapai Berkolaborasi Mengembangkan Rute Penerbangan

Bali Tribune / TURIS - Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali merupakan bandara tulang punggung utama Angkasa Pura I yang menjadi pintu masuk turis dari mancanegara
balitribune.co.id | DenpasarSepanjang tahun 2022, Angkasa Pura (AP) I  mencatat telah melayani sebanyak 384 reaktivasi rute dan 71 pembukaan rute baru, dengan rincian 316 reaktivasi rute domestik dan 56 pembukaan rute baru domestik yang dilayani 12 maskapai. Sedangkan untuk rute internasional tercatat sebanyak 68 reaktivasi rute dan 15 pembukaan rute baru yang dilayani 31 maskapai. Hal tersebut yang mendukung pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara di Tanah Air pasca-pandemi Covid-19. 
 
Direktur Komersial dan Layanan PT AP I, Dendi T. Danianto menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antara bandara-bandara yang dikelola AP I dengan maskapai. "Kami hendak membuka dinamika hubungan yang baru antara pihak bandara dengan maskapai, sehingga memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah secara langsung serta adanya feedback. Angkasa Pura I saat ini mengelola 15 bandara di Indonesia, hal tersebut membuat kami yakin akan menjadi partner dalam mengembangkan bisnis bagi maskapai penerbangan di Indonesia," ujar Dendi dalam siaran persnya, Senin (6/3).
 
Kata dia, AP I berupaya untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dengan maskapai penerbangan selaku mitra kerja dalam menyinergikan strategi peningkatan trafik angkutan udara pada 2023, serta untuk mengembangkan dan mengoptimalkan potensi konektivitas rute penerbangan di tahun ini. "Kami juga berharap intensitas komunikasi ini dapat membuka jalan bagi kami selaku pengelola bandara untuk dapat memahami kebutuhan maskapai penerbangan selaku mitra kerja kami," lanjut Dendi.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam upayanya untuk mengakselerasi pertumbuhan trafik di bandara yang dikelola, AP I sebagai integrator yang berperan aktif dalam mengorkestrasi kolaborasi dengan maskapai dan regulator, dalam hal ini adalah Kementerian Perhubungan. "Kami secara proaktif berkolaborasi dengan maskapai eksisting serta maskapai potential partner untuk mengembangkan rute eksisting dan untuk membuka rute baru melalui penyediaan data, regulasi, serta kebutuhan operasional penerbangan. Sedangkan dalam kaitannya dengan regulator, kami bekerja secara intens dengan Kementerian Perhubungan serta menjembatani airline partner untuk berkomunikasi dengan regulator," jelasnya. 
 
AP I mengajak maskapai penerbangan untuk berkolaborasi dalam mengembangkan rute penerbangan dari dan ke bandara-bandara unggulan perusahaan, yaitu Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Internasional Lombok, dan Bandara Sam Ratulangi Manado selaku pintu gerbang udara utama Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yang merupakan bandara penyangga utama calon Ibu Kota Negara Baru Nusantara, serta Bandara Juanda Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang merupakan dua bandara tulang punggung utama AP I.
 
"Kami juga akan melakukan Collaborative Destination Development (CDD) dengan stakeholders untuk mengembangkan rute-rute unggulan tersebut, dan kami mengajak maskapai untuk turut serta," tegas Dendi.
Terkait pengembangan rute, maskapai penerbangan mengharapkan adanya peningkatan kualitas layanan infrastruktur bandara bagi pengguna jasa, peningkatan standar keselamatan penerbangan di area sisi udara, alokasi slot penerbangan, dan manajemen operasional pesawat udara di area sisi udara.
wartawan
YUE

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Gotong Royong Semesta Berencana Tanam Pohon dan Bersih Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Kegiatan Gotong royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Bersih Sampah kembali dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Kelurahan Tanjung Benoa, pada Minggu (30/11). Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon Mangrove dan bersih sampah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel kesiapan pasukan.

Baca Selengkapnya icon click

Pedas! Harga Cabai Rawit Tembus Rp 75 Ribu per Kilo di Pasaran Pascakuningan

balitribune.co.id | Amlapura - Usai Hari Raya Kuningan, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Karangasem melonjak drastis. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga cabai rawit saat ini sudah menyentuh Rp. 75.000 perkilo untuk kwalitas super, sementara untuk cabai campuran dijual  sebesar Rp. 65.000  perkilo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.