Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2023

Bali Tribune/ TINJAU KESIAPAN- Wali Kota Denpasar Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede saat melakukan peninjauan angkutan mudik lebaran tahun 2023 usai memimpin Apel Gelar Pasukan Pembukaan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2023 di Kawasan Terminal Ubung Denpasar, Sabtu (15/4).



Balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memimpin Apel Gelar Pasukan Pembukaan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2023 di Kawasan Terminal Ubung, Denpasar, Sabtu (15/4) pekan lalu.

Kegiatan tersebut serangkaian upaya memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan selama pelaksanaan arus Mudik dan Bali Lebaran Tahun 2023 atau 1444 Hjriah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala BNN Kota Denpasar, I Ketut Adnyana Putera, Forkopimda Kota Denpasar, seluruh stakeholder yang terdiri atas TNI, POLRI, Basarnas, Sat Pol PP, Dishub, Pelabuhan, Organda, Jasa Raharja, serta undangan lainya.

Usai pelaksanaan apel Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede meninjau kesiapan angkutan BUS, Posko Terpadu, Tim Kesehatan, Ketersediaan Obat dan Posko Basarnas.

Dalam sambutannya, Jaya Negara menekankan beberapa hal penting guna mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Seperti halnya manajemen rekayasa lalu lintas yang berkeselamatan, sarana angkutan yang berkeselamatan, kesiapan Terminal dan Pelabuhan yang menjamin keselamatan para penumpang dan jalan yang berkeselamatan.

Selanjutnya pihaknya berharap kolaborasi TNI/Polri dan OPD terkait dalam memantau di pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat, terminal, pelabuhan untuk mencegah agar tidak ada kriminal di Kota Denpasar.

Selain itu, antisipasi cuaca buruk, bencana serta mengecek kesehatan dan menjamin penumpang tercover asuransi di dalam melakukan perjalanannya juga penting untuk dilaksanakan.

"Tentu kami sangat berterimakasih atas kerja sama dan sinergitas semua pihak yang terlibat, semua ini kami harapkan agar Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2023 di Kota Denpasar dapat berjalan dengan aman, nyaman, lancar, tertib, teratur dan selamat," ujarnya

Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan menjelaskan, dalam rangka kesiapsiagaan mudik dan balik Lebaran Tahun 2023 ini, Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah membentuk Posko Terpadu. Adapun Pos Terpadu yang disiagakan tersebar di empat lokasi, yakni Posko Terminal Ubung, Posko Uma Anyar, Posko Pelabuhan Serangan, dan Posko Pelabuhan Sanur.

Lebih lanjut dijelaskan, Posko Terpadu ini terintegrasi komunikasinya dengan pos-pos yang ada di wilayah Kota Denpasar maupun daerah lainnya. Hal ini lantaran permasalahan transportasi tidak bisa dibatasi wilayah administrasi.

Guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang optimal, turut disiagakan 103 Personil Gabungan dalam satu shift, sehingga untuk dua shift total personil yang disiagakan mencapai 206 orang dari berbagai unsur.

"Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2023 kita mulai (H-7) tanggal 15 April 2023 sampai dengan (H+7) Tanggal 30 April 2023, jadi bagi masyarakat yang hendak mudik dan membutuhkan informasi dapat menuju Posko Terpadu terdekat, dan kami mengingatkan masyarakat dan operator angkutan agar mengecek kendaraan agar dipastikan laik jalan, dan merencanakan perjalanan dengan baik yang berkeselamatan," ujarnya.

wartawan
YPA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.