Apresiasi Sidak DPRD Klungkung di Jalan Tanglad-Watas Nusa Penida | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 20 Oktober 2021
Diposting : 25 August 2021 01:38
SUG - Bali Tribune
Bali Tribune/ MONITORING - Komisi 2 DPRD Klungkung monitoring sekaligus observasi jalan Tanglad – Watas, Nusa Penida.
balitribune.co.id | Semarapura  - Bupati Suwirta merespon positif sidak sekaligus observasi dari Komisi II DPRD Klungkung yang melakukan monitoring kondisi pasca diaspal jalan kawasan Tanglad menuju Watas, Nusa Penida. Menurut Bupati dirinya hanya meminta pengertian semua pihak jika saat baru selesai diaspal proyek pengaspalan senilai Rp 3,89 Miliar ini mungkin tidak langsung mengeras, karena masih membutuhkan waktu agar menjadi keras.
 
“Ya mohon diamklumi kita saat melakukan pengaspalan jalan dikawasan Tanglad menuju Watas,Nusa Penida ini memakai sistem Pengaspalan Cold Mix ,dimana aspalnya masih lembek ,berbeda dengan pengerjaan dengan sistem Hot Mix yang langsung usai dikerjakan sudah mengeras, “ ujar Bupati Suwirta, Selasa (24/8/2021).
 
Dirinya mengakui jalan tersebut sebelumnya merupakan jalan yang sangat hancur sehingga sulit bagi warga, saat mengendarai mobilnya bisa melaju dengan lancar, di samping kawasan jalan tersebut merupakan jalan terjal dan berada di paling ujung Nusa Penida.
 
Sebelumnya Komisi II DPRD Klungkung yang melaksanakan monitoring sekaligus observasi Jalan Tanglad – Watas, Selasa (24/8/2021), menyatakan hal yang sama, jalan Tanglad – Watas, Nusa Penida dahulu bisa dibilang compang-camping tanpa aspal dan cukup ekstrem kalau dilewati. Hal itu ditegaskan oleh Komisi II DPRD Klungkung Gde Soni Artison Andarawata usai melakukan sidak ke jalan tersebut.
 
 “Sebelum pengerjaan ini,saya pernah melewatinya dengan sepeda motor dan belum selebar ini. Pengerjaan ini sendiri juga melebarkan jalan dengan memotong dinding tebing sisi jalan, juga melengkapi dengan beton pengunci aspal seperti halnya semua jalan Nusa Penida yang susah dibuatkan saluran got sebagai tempat mengalir air hujan,” ujar Soni.
 
Namun dirinya hanya meminta jika kondisi Pandemi Covid-19 nanti lewat, jika memungkinkan ditikungan jalan yang menanjak dikawasan atas Tanglad – Watas tersebut bisa diperlebar lagi, dengan harapan agar mobil saat berpapasan ditikungan tersebut tidak sampai terperosok karena masih agak sempit di tikungannya. 
 
“Beton pengancing tepi jalan yang sufdah dikerjakan ini, sangat besar pengaruhnya pada usia dan perawatan aspal, beton pengancing/turus tersebut terbukti efektif aplikasinya. Di samping itu saya mengapresiasi Komitmen Pemerintah Daerah pada telur emas Klungkung Nusa Penida tetap diutamakan dalam kondisi penghematan anggaran yang difokuskan pada penanganan pandemi. Namun infrastruktur jalan ini juga melancarkan perputaran ekonomi masyarakat yang juga penting dalam penanganan pandemi,” tandas Soni.