Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aset LPD se-Karangasem Rp 1,6 Triliun, Bank BPD Bali Tingkatkan Sinergi

Bali Tribune / GEDUNG BARU - Bank BPD Bali saat mengunjungi gedung baru BKS-LPD Kabupaten Karangasem
balitribune.co.id | Amlapura - Keberadaan gedung baru Badan Kerja Sama-Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Karangasem di masa pandemi ini memberikan suatu dorongan bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dalam hal meningkatkan kerja sama dan koordinasi. Hal ini menjadi salah satu upaya yang patut dijaga dan dioptimalkan ke depan, baik dari kontribusi seluruh LPD di Karangasem maupun terkait tata kelola. 
 
Demikian disampaikan Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setiayasa didampingi KCB Bank BPD Bali Cabang Karangasem, Ketut Andayana Kusumayasa saat berkunjung ke gedung baru BKS LPD Karangasem, Jumat (15/1).
Ia berharap laporan keuangan yang ada di LPD Karangasem jauh lebih baik dari daerah lain karena di masa pandemi ini membawa tekanan yang luar biasa.
 
"Ke depan akan bisa dikerja samakan apa yang kita miliki di BPD Bali, bagaimana tata kelola pengelolaan dan hubungan antara stakeholder serta adat seperti apa ke depan. Perkembangan sosial budaya di masyarakat perlu kita ambil untuk memperkuat LPD dengan memberdayakan BKS memang perlu ada orang yang mempunyai komitmen," kata Setiayasa. 
 
Ia meminta BPD Bali yang ada di Karangasem agar dapat berkontribusi terhadap gedung BKS LPD Karangasem karena tempatnya sudah layak untuk melakukan kegiatan. Diharapkan ke depan bisa mengisi pelatihan di gedung BKS LPD Karangasem, mengingat Bank BPD Bali memiliki program pelatihan untuk LPD. Sehingga keberlanjutan hubungan bank milik masyarakat Bali ini dengan lembaga adat tersebut dapat terjalin dalam hal peningkatan kapasitas. 
 
"Mungkin nanti kita yang mencarikan narasumber, membuat kajian. Model-model itu yang diperlukan. Saran ke depan mungkin perlu bagaimana strategi di Karangasem, sehubungan dengan kondisi dampak pandemi selanjutnya bagi LPD dan bagaimana mendigitalisasi layanan produk LPD dan ketergantungan pada vendor saat ini. Itu perlu dikaji," katanya.
 
Hal tersebut kata Setiayasa menjadi salah satu poin utama bagaimana membangun LPD yang memiliki kapasitas benar-benar teruji handal. "Apakah kita tetap tergantung pada eksternal karena perkembangan layanan itu teknologi, kecepatan, efisien dan mudah. Hal ini menjadi isu kita dalam melakukan service kepada nasabah. Sektor keuangan mikro di LPD hampir sama dengan Bank BPD. Hal ini perlu dibedah, kerja sama model apa yang bisa dilakukan dengan penyedia jasa," ucap Setiayasa.
 
Kata dia, di masa pandemi ini LPD harus ada terobosan-terobosan layanan. Bank BPD Bali akan menstandarisasi layanan LPD karena ke depan Bank BPD Bali berkeinginan memiliki kantor di desa-desa yang berkolaborasi dengan LPD. "Nama dan branding berbeda tidak apa-apa tapi produk dasarnya sama. Itu menjadi pemikiran saya. Sekarang risiko persaingan finansial tinggi, dimana orang-orang sudah melek teknologi dan aksesnya mudah, akses digitalisasi ke UMKM seperti pedagang di desa harus diikuti dengan apa yang dilakukan Bank BPD Bali," imbuhnya. 
 
Ia mengaku sengaja datang langsung ke gedung BKS-LPD Karangasem yang refresentatif ini untuk melihat inspirasi yang sudah memberikan spirit kepada Bank BPD Bali, bahwa BKS LPD Karangasem mampu membangun gedung seperti ini. Pasalnya, BKS LPD Karangasem secara umum tidak sebesar BKS Kabupaten Badung maupun Denpasar dari sisi kontribusi iuran. 
 
Ia pun menegaskan bahwa BPD Bali di masa pandemi ini semakin mempererat sinergi dengan LPD yang ada di Kabupaten Karangasem. "Itu yang membuat kita menginspirasi bahwa apa yang diangankan di BKS Karangasem selama ini ternyata mampu menghasilkan sesuatu yang luar biasa," ucapnya.
 
Sementara itu, I Made Mastiawan, Ketua BKS LPD Kabupaten Karangasem menyampaikan kerja sama yang sudah terjalin dengan LPD se-Karangasem ke depannya dapat semakin meningkat. Ia berharap, Bank BPD di Karangasem jika ada kegiatan agar dapat memanfaatkan gedung BKS-LPD. 
 
Ia juga meminta penataan kantor BKS-LPD Karangasem supaya bisa dimanfaatkan secara maksimal terutama dalam penguatan kelembagaan baik pelatihan dan sebagainya. "Kami tetap berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Bank BPD Bali serta penempatan dana seluruh LPD Karangasem," katanya. 
 
Saat ini aset LPD se-Kabupaten Karangasem dari 190 LPD hingga Desember 2020 mencapai Rp 1,6 triliun dengan laba Rp 34 miliar, dana pihak ketiga Rp 1,4 triliun, kredit Rp 1,07 triliun. 
 
I Nyoman Sedana Ariana, Koordinator LPLPD Kabupaten Karangasem mengakui sekarang adalah zamannya menggunakan informasi teknologi dan LPD harus memanfaatkannya. "Kita harus siap bersinergi terkait IT dengan Bank BPD Bali. Kita telah didukung penuh oleh BPD," katanya.
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.