Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ASF Wajib Dicegah Masuk Bali

Bali Tribune/ I Wayan Mardiana
balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Wayan Mardiana bersama jajaran instansi terkait tengah mengupayakan berbagai strategi untuk mencegah masuknya ancaman Demam Babi Afrika atau penyakit African Swine Fever (ASF).
 
"Kita sudah bekerja sama dengan Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar dan Balai Besar Veteriner Denpasar atau BBVet, dan kita sudah membuat tim untuk siapa dan berbuat apa terkait mencegah ancaman tersebut," kata I Wayan Mardiana, usai dikonfirmasi di Kantor Dinas Peternakan, Denpasar, Selasa (17/12).
 
Ia mengatakan bahwa ancaman penyakit ASF ini wajib dicegah untuk masuk ke Bali karena dapat mengakibatkan kematian yang tinggi. Selain itu, hingga saat ini belum ditemukan adanya obat atau vaksin yang bisa menanggulangi penyakit tersebut.
 
Pihaknya mengaku telah melakukan sosialisasi bersama para peternak babi dan juga instansi terkait untuk bersama - sama mencegah agar penyakit ini tidak masuk ke Bali.
 
I Wayan Mardiana menjelaskan telah melakukan pemetaan resiko terhadap 25 peternak babi yang memanfaatkan sisa-sisa makanan dari hotel, restoran dan katering.
 
Titik - titik pemetaan resiko ini ada di beberapa Kabupaten seperti di Marga Kabupaten Tabanan, Payangan Kabupaten Gianyar, Abiansemal dan Munggu di Kabupaten Badung, daerah Sesetan, Suwung, Penatih dan Pesanggaran untuk Kota Denpasar.
 
"Kenapa di daerah tersebut, karena di sana memelihara babi dalam jumlah banyak dan masih memberikan makan babi dari sisa bahan makanan hotel, restoran dan katering," katanya.
 
Salah satu strategi yang digunakan untuk mencegah masuknya penyakit African Swine Fever (ASF) yaitu pihaknya telah mengeluarkan surat edaran (SE) kepada dinas yang menangani fungsi peternakan di kabupaten/kota di Bali.
 
"Surat edaran itu berisi imbauan agar peternak babi tidak memanfaatkan sisa makanan dari hotel, restoran, katering atau pesawat yang terbang dari daerah yang rerinfeksi virus ASF, seperti Filipina dan China," jelasnya.
 
Selain itu melakukan kegiatan menjaga sanitasi, kebersihan kandang dan memberikan informasi kepada peternak babi untuk rutin memberikan vaksin okulela terhadap babinya.
 
"Untuk peternak babi juga agar tidak menjual ternak yang sedang sakit dan kalau ada ternak babi yang sakit agar segera menghubungi petugas sehingga segera bisa dilakukan tindakan," ucapnya.
 
Pihaknya mengatakan bahwa kepada para wisatawan yang berkunjung ke Bali untuk tidak membawa makanan yang berasal dari babi. "pengiriman daging babi dari luar negeri ke Bali juga distop untuk sementara waktu," katanya.
 
I Wayan Mardiana juga meminta kepada petugas dari maskapai penerbangan untuk segera memusnahkan sisa makanan dari penumpang. "Tidak boleh sisa makanan itu dibuang, apalagi makanan itu sampai dibuang dan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA),"ucapnya.
 
Arahan tersebut juga berdasarkan dari hasil diskusi yang dilakukan beberapa waktu lalu bersama otoritas bandara, maskapai penerbangan, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali dan gabungan dari para peternak babi.
 
Ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ditemukan adanya ASF dan Bali masih aman. "Jadi saya ingin luruskan bahwa sampai saat ini masih aman-aman saja dari ASF,"ucap Kadis Peternakan Bali.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.