Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ASN Dinas PU Bangli Positif Corona

Bali Tribune / SWAB - Pelaksanaan test swab di Desa Mangguh, Kecamatan Kintamani.

balitribune.co.id | BangliSalah seorang  aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Bangli dinyatakan positif Covid-19. Kini ASN asal Desa Kayubihi Kecamatan Bangli menjalani perawatan di RSU Bangli. 

Kepala Dinas Kesehatan Bangli, dr Nengah Nadi mengatakan terkait temuan kasus positif yang menimpa salah seorang pegawai di lingkungan Dinas PUPR Perkim pihaknya akan turun melakukan rapid test. Rapid test dilakukan bagi pegawai yang sempat melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan.

“Dari keterangan Kadis PUPR hanya lima orang saja yang sempat melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan,” ungkapnya, Selasa (30/6/2020). 

Kata dr Nengah Nadi, rapid test akan dilaksanakan Rabu (1/7/2020). Sementara itu dari informasi ASN yang terpapar virus Corona bertugas sebagai mandor jalan.

Sementara  Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa menyampaikan per Selasa (30/6/2020) sore, terjadi penambahan 3 kasus positif Covid-19 di Bangli. 

Ada penambahan kasus berasal dari seorang ASN asal Banjar Kayubihi. ASN ini juga berjualan dan sering mengambil barang dagangan di Pasar Kidul.

"Yang bersangkutan diketahui positif Covid-19 karena sebagai PDP di RSU Bangli,” jelasnya.

Berikutnya tambahan kasus dari Banjar/Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli. Anak berusia 10 tahun dinyatakan postif Covid-19. "Anak ini diisolasi di Pering bersama ibunya," ungkapnya. 

Tambahan kasus lagi dari, warga Banjar Susut Kelod, Desa Susut. Perempuan berusia 52 tahun ini sempat kontak dengan warga yang positif Covid-19. Warga yang keseharian sebagai pedagang ini kini dalam penanganan di Bapelkes. 

Menyikapi temuan kasus di Kayubihi, Dinas Kesehatan telah turun ke Banjar Kayubihi  untuk melakukan rapid test. “Dari 17 orang yang dirapid hasilnya seluruhnya non reaktif,” sebut pejabat asal Demulih ini.

Sementara dilakukan pula rapid test di Banjar Susut Kelod yang menyasar 61 orang. Di Susut Kelod petugas melakukan rapid test terhadap  61 orang.

“Hasilnya 11 orang reaktif, dan akan dilanjutkan dengan melakukan uji swab terhadap 11 orang yang hasil rapid testnya reaktif,” kata Wayan Dirgayusa.

wartawan
A.A. Samudra Dinata
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.