Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Atlet Balap Sepeda Gantian Berlatih

Wayan Marina Wandhira
Wayan Marina Wandhira

Denpasar, Bali Tribune

Ironis, di tengah kian dekatnya gelaran PON XIX/2016 Jawa Barat September nanti dan hasrat merengkuh medali, justru masih ada atlet balap sepeda PON Bali bergantian berlatih lantaran tidak punya sepeda balap yang memenuhi standar.

“Selama ini masih ada pebalap sepeda PON latihan menggunakan satu sepeda bergantian dengan pebalap sepeda lainnya, jadi bagaimana bisa adaptasi dan menyatu dengan sepedanya jika seperti itu,” ujar Ketua Umum Pengprov ISSI Bali, Wayan Marina Wandhira, Senin (30/5).

Wandhira yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini menambahkan, idealnya seorang atlet satu sepeda, sehingga selain lebih kontinyu latihan juga lebih mengenali karakter sepedanya masing-masing.

Karenanya, untuk menunjang capaian prestasi PON XIX/2016 Jabar mendatang, atlet balap sepeda Bali memerlukan  sepeda standar nasional, yang nantinya dipergunakan atlet tersebut berlatih bersama atlet lainnya, dan tidak harus bergantian.

Menurut Wandhira, prasarana olahraga seperti sepeda balap bagi atletnya, sangat menentukan atlet tersebut meraih prestasi medali di PON mendatang. Sebab dengan kelengkapan yang dimiliki masing-masing pebalap sepeda, maka semangat mereka untuk berlatih kian tinggi.

“Selama ini balap sepeda belum pernah sekalipun meraih medali di event nasional. Tapi pada kejuaraan nasional (kejurnas) road race di Karawang lalu, pebalap sepeda kami Taufik Walhidayah meraih medali perunggu. Itu artinya prestasi sepeda Bali perlahan sudah mencuat,” ujarnya.

Berangkat dari prestasi itu, lanjutnya, jika ada sepeda baru yang dimiliki pebalap sepeda maka perolehan perunggu di kejurnas bakal bisa didongkrak meningkat, pada PON Jabar mendatang.

 Guna mewujudkan adanya bantuan sepeda itu pihaknya bakal melakukan pendekatan kepada pemerintah. Diharapkannya pemerintah nantinya bisa memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan.

“Padahal jika pemerintah memperhatikan dengan memberikan sarana dan prasarana sepeda, maka nantinya yang harum juga nama daerah. Dan para pebalap sepeda itu kan bertanding juga membawa nama Bali,” pungkas Wandhira.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.