Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Atraksi Menunggangi Gajah jadi Wisata Edukasi Mamalia

Bali Tribune/ TAMAN GAJAH - Wisatawan saat berinteraksi dengan mamalia besar di salah satu taman gajah di Gianyar
balitribune.co.id | Gianyar - Berbagai atraksi wisata tersaji di Bali untuk memuaskan wisatawan yang sedang mengabiskan momen liburan di pulau romantis ini, salah satunya adalah atraksi naik gajah Sumatera di kawasan hutan Desa Taro, Kecamatan Tegalalang Kabupaten Gianyar. Menaiki gajah menjadi aktivitas wisata yang kerap dipilih oleh wisatawan domestik maupun mancanegara ketika berada di Pulau Dewata. 
 
Owner salah satu taman gajah di Kabupaten Gianyar, Yanie Manson mengatakan, gajah-gajah yang tidak dikandangkan dan hidup secara alami ini dalam pengawasan ketat para pawang yang sudah terlatih. "Masing-masing gajah di sini memiliki pawangnya sendiri. Si pawang ini sudah dilatih untuk menangani gajah tersebut dalam kondisi apapun," katanya beberapa waktu lalu. 
 
Dikatakannya, objek wisata ini memadukan wisata alam dan edukasi. "Karena di sini, kami tidak saja memberikan beragam atraksi wisata bersama gajah juga memberikan edukasi tentang mamalia terbesar," jelas Yanie. 
 
Gajah-gajah yang dibiarkan bebas di lahan seluas hampir 4 Ha tersebut memberikan keseruan tersendiri bagi para pengunjung/wisatawan saat berkeliling di punggung gajah. Pengunjung pun bisa memilih beberapa paket wisata gajah yang disesuaikan dengan rute dan durasi.
 
Selain berkeliling bersama gajah, wisatawan dapat menikmati atraksi kepiawaian hewan ini atau elephant talent show misalnya melukis, bermain bola dan bermain basket. 
 
"Elephant Talent Show ini, bertujuan untuk memperkenalkan gajah sebagai binatang yang ramah kepada wisatawan. Karena selain melakukan atraksi, gajah-gajah ini juga bisa berinteraksi langsung dengan penonton termasuk aktivitas foto bersama," katanya. 
 
Aktivitas lainnya bersama gajah adalah menunggangi gajah saat malam hari (night safari). Wisatawan akan diajak berkeliling kawasan taman dengan menunggangi gajah pada malam hari. "Paket ini merupakan paket favorit bagi wisatawan asing, karena dalam paket ini, wisatawan akan diajak berkeliling hutan di malam hari dengan penerangan obor. Sehingga bisa menikmati kehidupan hutan di malam hari," ungkap Yanie. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.