Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Avara Band Launching "Kewatesin Kasta"

Bali Tribune/ Avara Band

balitribune.co.id | Denpasar - Sukses merilis empat single lengkap dengan video klip, Avara Band kembali melaunching karya terbarunya yang diberi judul "Kewatesin Kasta". "Sebagai anak band sudah kewajiban kami untuk produktif dalam berkarya," kata Made Indra Wirawan, SS, sang vokalis sekaligus gitaris saat jumpa pers di kawasan Renon, Denpasar, Sabtu (13/9) lalu. Lagu berbahasa Bali dan berdurasi sekitar 4 menit itu digarap dengan genre slow rock khas Avara. "Ĺagu tersebut terinspirasi dari cerita teman-teman dan kisah ini masih sering dijumpai di masyarakat Bali," ujar wiraswastawan muda yang akrab disapa Indrawira itu. Avara Band dibentuk pada 2018 oleh 4 musisi muda berbakat, yaitu Indrawira (gitar merangkap vokal), Gede Adhi Sthira Suganda, SE, alias Gery (gitar), Made Sugiantara alias Dogles (bass), dan IB Gede Krisnayana, SS, alias Gusde (drum). Untuk penggarapan video klip dipercayakan pada Jibolba Baker dan DNJ Production yang seluruh frame di video klip tersebut memakai kamera handphone. "Awalnya mereka kaget dan ragu dengan tawaran kami, namun kami berusaha meyakinkan dan bersyukur hasilnya memuaskan," kata Bagus Windhi, founderJibolba Baker. Menurutnya, selama ini saat para musisi muda ingin berkreasi sering mengeluhkan tentang adanya beberapa kendala, terutama soal keterbatasan alat dan doktrin alat mahal. "Sebenarnya, alat itu hanya sebagai pendukung, tapi ide dan kreativitas dalam menyerap materilah yang menjadi hal utama," tegasnya. IB Hari Kayana Putra yang akrab disapa Gus Hari, selaku founder DNJ Production menambahkan, untuk penggarapan proyek ini bukanlah sebagai ajakan untuk berpindah memanfaatkan dan menggunakan kecanggihan handphone. "Jadi, handphone atau alat lainnya tetaplah memiliki fungsi sebagai alat saja, dan yang dijual adalah ide atas apa yang telah direspon. Jangan sampai yang kita buat ini lantas di kemudian hari muncul harga yang kesannya menghancurkan pasar,," jelasnya. Mereka berdua sepakat bahwa proses penggarapan video klip menggunakan handphone ini tidaklah sulit, mereka justru mampu memanfaatkan seluruh fitur pada handphone. Mengingat katanya, saat ini semuanya sudah serba canggih untuk mendukung dan memudahkan para musisi untuk terus berkreativitas. (u)

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.