Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Badung Didominasi Usaha Perdagangan, Akomodasi dan Industri

BPS
Kabag Humas Putu Thomas Yuniartha (kanan) dan Kepala BPS Badung, Dewa Made Suambara (tengah)

BALI TRIBUNE - Badung selama ini disebut-sebut pencetak uangnya Bali, selain dari pariwisata juga memiliki jumlah usaha mikro kecil (UMK) dan usaha menengah besar (UMB) terbanyak dibanding kabupaten/kota lain di Pulau Dewata. Usaha-usaha berskala besar yang ada di gumi keris juga mampu menyedot tenaga kerja tergemuk.

Ada tiga sektor usaha paling banyak terdapat di Kabupaten Badung. Yakni perdagangan 11.353 usaha, akomodasi 30.302 usaha dan industri 19.746 usaha. Di tiga sektor ini saja mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja. Meliputi  120.595 tenaga kerja untuk penyedia akomodasi dan penyedia makan minum, 74.114 tenaga kerja untuk perdagangan dan 34.562 tenaga kerja untuk industri. Selain tiga sektor usaha terbesar tersebut, Badung juga memiliki belasan usaha lain yang tak kalah berpengaruhnya.

Kondisi ini saling salip dengan  Kota Denpasar. Denpasar  sebagai ibu kota provinsi, meski memiliki jumlah usaha lebih banyak dari Badung, namun jenis usaha-usaha "super sahid" lebih banyak ada di Badung.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Badung, Dewa Made Suambara menyatakan, jumlah usaha di Bali pada Tahun 2016 berjumlah 482.484. Nah, dari jumlah itu didominasi oleh Kota Denpasar dan Badung yang memberikan kontribusi masing-masing sebesar 20,21 persen dan 16,27 persen.

"Kalau jumlah usaha dari hasil sensus tahun 2016, Kota Denpasar dan Badung mendominasi. Kota Denpasar punya 97,53 ribu usaha dan Badung 78,50 ribu usaha. Sementara daerah lain sedikit-sedikit, paling sedikit itu Bangli, dia cuma punya 26,45 ribu usaha," ujar Dewa Suambara, Kamis (3/8).

Dari jumlah itu, kata dia, banyak usaha mikro kecil (UMK) dan usaha menengah besar (UMB) juga tetap didominasi oleh dua daerah itu saja. Namun untuk UMK Denpasar lebih banyak dengan 93,01 ribu (19,85%), sedangkan Badung 73,03 ribu usaha (15,58%). Sementara UMB Badung yang lebih gemuk. Gumi keris memiliki 5.473 usaha (39,58%) sedangkan Denpasar hanya mempunyai 4.517 usaha (32,67%).

"Badung dan Denpasar ini bersaing. Kalau UMK di Denpasar yang lebih banyak, sedangkan UMBnya Badung yang dominan. Karena memang hotel-hotel mewah itu kebanyakan ada di Badung," jelasnya.

Nah, atas data Tahun 2016 tersebut, pihaknya menyimpulkan bahwa jantung perekonomian dan pusat pencari kerja memang ada di Badung. "Nggak salah kalah sumber ekonomi itu ada di Badung. Dan dari Badung kemudian dishare ke daerah lain," kata Dewa Suambara.
Selanjutnya untuk memantapkan sensus ekonomi yang dilakukan pada Tahun 2016, BPS Kabupaten Badung mulai 1 Agustus sampai 30 September 2017 akan kembali melakukan sensus lanjutan. Namun, pendataan diprioritaskan untuk usaha mikro kecil (UMK) dan usaha menengah besar (UMB). Dalam pendataan ini, BPS menerjunkan sedikitnya 254 orang petugas dengan mengambil sample sebanyak 9.370 usaha.

"Sensus lanjutan 2017 ini akan secara rinci mendata usaha mikro kecil dan usaha menengah besar yang ada di Badung. Jadi, kami berharap bantuan dari semua pihak untuk kelancaran sensus ini," hara Dewa Suambara.

Sementara Putu Ngurah Thomas Yuniarta selaku Kabag Humas Pemkab Badung menyambut baik rencana sensus lanjutan UMK dan UMB Tahun 2017 ini. Kata dia, hasil sensus BPS ini selalu menjadi acuan Pemkab Badung dalam pengambilan kebijakan. "Kami menyambut baik dan mendukung sensus lanjutan UMK dan UMB Tahun 2017 ini. Dan kami juga mengimbau masyarakat dan semua pengusaha yang ada di Badung agar melaporkan secara rinci keberadaan usahanya sehingga hasil sensus ini bisa tepat dan akurat," tukas mantan Camat Abiansemal ini.

wartawan
I Made Darna
Category

BI Bali Apresiasi Rakor Pembangunan, Dorong Program Berlanjut hingga Tahap Realisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Simpan 280 Gram Sabu Siap Edar, Polisi Tangkap Oknum PPPK Dishub Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Tim Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan berinisial IGBBY (32).

Pria asal Karangasem ini diringkus di kamar kosnya karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ratusan gram siap edar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Belasan Perhiasan Emas, Dua Warga Asal Tejakula Diringkus Polsek Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kerja cepat Unit Reskrim Polsek Ubud membuahkan hasil. Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan yang terjadi di Banjar Petulu Desa, Kecamatan Ubud, dan mengamankan dua orang pelaku.

Kedua pelaku masing-masing berinisial GSA (33), perempuan, dan KSD (33), laki-laki. Keduanya merupakan warga Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.