Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bagus Jembrana Runner Up Jegeg-Bagus Bali 2016

finalis
JEGEG-BAGUS - Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Bali 2016, Sabtu (23/7) malam, di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Denpasar.

PRESTASI membanggakan diraih Bagus Jembrana Nyoman Ananta Lastiyasa dalam ajang kompetisi Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Bali 2016, Sabtu (23/7) malam, di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Denpasar. Nyoman Ananta Lastiyasa Bagus Jembrana 2016 berhasil masuk tiga besar dan kemudian menjadi runner up (juara kedua) Bagus Bali setelah mengandaskan harapan Bagus Tabanan, Bagus Bangli, Karangasem, Klungkung, Buleleng termasuk Kodya Denpasar.

Kebanggaan tersebut diungkapkan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang menyaksikan langsung proses pemilihan Jegeg Bagus Bali dan memberikan support kepada Jegeg Bagus Jembrana. Kembang mengungkapkan, prestasi tiga besar dan runner up cukup membanggakan, karena tahun-tahun sebelumnya Jegeg Bagus Jembrana selalu gagal masuk tiga besar. Prestasi terbaik sebelumnya hanya bisa lolos sampai enam besar. “Saya merasa bangga karena ini adalah yang pertama kalinya mencapai tiga besar. Sebelumnya belum pernah sama sekali, perjuangan anak-anak sudah maksimal,” tandas Kembang.

Sedangkan Jegeg Jembrana Ni Putu Dyah Ayu Karina Prabandari oleh dewan juri  dinobatkan sebagai Jegeg Persahabatan Bali 2016.

Kembang juga berterimakasih kepada dinas yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan Jegeg Bagus Jembrana. Kembang sangat optimis kedepan Jegeg Bagus Jembrana akan mampu meraih prestasi yang lebih baik di tingkat provinsi. “Belajar dari ini, ke depan kita optimis akan lebih baik. Ini modal awal yang baik, dan menjadi bahan evaluasi kelemahan kita kemudian memberikan teknik sehingga hasil terbaik dapat kita raih,” sebut Kembang.

Tahun depan pemilihan Jegeg Bagus Jembrana harus lebih ketat dari tingkat audisi hingga karantina dan puncak pemilihan. Wawasan kepemudaan, budaya dan pariwisata harus ditingkatkan. Kembang bahkan akan memberikan pengetahuan tambahan tentang soft skill seperti etiket, table manner dan public speaking.

Ketua Panitia Jegeg Bagus Bali 2016 Made Arya Wijaya mengatakan, seleksi dan penilaian peserta Jegeg Bagus dilakukan oleh dewan juri dari kalangan akademisi, professional dan budayawan. Penilaiannya mencakup kecerdasan, penampilan, etika dan budi pekerti. Jegeg Bagus juga mendapat pembinaan dalam karantina. “Penilaiannya tidak hanya saat final, namun sejak jegeg bagus mengikuti proses karantina,” jelas Arya Wijaya.

Dalam final pemilihan Jegeg Bagus Bali 2016 tersebut, Jegeg Bali diraih oleh Jegeg Gianyar Putu Ratih Aristia Dewi dan Bagus Bali diraih oleh Bagus Badung Gede Bagus Taruna Satria Arimbawa. Jegeg Bagus Bali 2016 nantinya akan mengemban tugas sebagai Duta Pariwisata Bali.

wartawan
Putu Agus Mahendra

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Membangun Militansi, PDI Perjuangan Tabanan Perkuat Soliditas melalui Pendidikan Politik

balitribune.co.id | Tabanan - Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, menghadiri Pendidikan Politik dan Konsolidasi Kader Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Tahun 2025 yang berlangsung di The Blooms Garden Bedugul, Tabanan, Jumat (19/12). Kegiatan ini diikuti oleh kader Partai Moncong Putih se-Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.