Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Balap Liar Marak Lagi, Polisi di Petak Umpat

Bali Tribune/ LIAR - Balap Liar di dominasi kalangan Remaja
Balitribune.co.id | Gianyar - Penggemar balapan liar alias trek-trekan di kalangan remaja di Gianyar, rupaya memiliki informasi berjejaring. Karena setiap ada penertiban sudah mereka endus. Kalaupun sudah digrebeg dari berbagai arah,  mereka salalu lolos melalui ke jalur tikus di kawasan perumahan. Ironisnya, seperti main petak umpat, polisi balik kanan,  balapan berlanjut lagi.
 
Di wilayah Hukum Gianyar, lokasi yang dijadikan arena balapan liar ini ada di dua titik. Yakan di Jalan By Pas Dharma Giri, Buruan, Blahbatuh, dan Ida Bagus Mantra dari simpang Pantai Masceti hingga Simpang Pantai Siyut. Pihak kepolisian pun sudah beberapa kali berusaha menangkap para pelaku balapan liar. Namun mereka selalu bisa lolos, karena banyaknya ‘jalan tikus’ di seputaran by pass, sehingga para pembalap liar yang didominasi para remaja selalu bisa lolos.
 
Dari keterangan warga I Nyoman Rawos di Desa Buruan, Jalan By Pass Dharma Giri ini hampir setiap malam dijdikan tempat balpn dalam beberapa pekan terakhir. Kebetulan musim libur sekolah serangkaian perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Selain di By Pass Buruan, para remaja ini juga kerap berpindah ke Jalan By Pas Ida Bagus Mantra di Simpang Pantai Masceti. Kedua Jalan By Pass ini memiliki tingkat berbeda dalam balapan liar yang mereka lakukan. Dimana By Pass Dharma Giri digunakan oleh pembalap liar dalam tingkat pemula atau ssebelum ‘bertarung’ di By Pass IB Mantra yang ‘lebih profesional’. “Di Dharma Giri, balapan biasanya digelar dari pukul 22.00 Wita sampai 00.00 Wita. Lalu mereka bubar atu mungkin lanjut ke IB Mantra,” terangnya.
 
Rawos yang juga seorang Pecalang adat ini menyebutkan, kondisi ini sudah sering mendapatkan atensi aparat kepolisian. Namun mereka selalu bisa lolos dari kepungan. Mulai dari aparat Polsek Blahbatuh, Polres Gianyar, ataupun aparat gabungan. 
 
Kasatlantas Polres Gianyar AKP Lasmi Trisna Dewi mengatakan, pihaknya akan lebih mengintensifkan petroli dalam memberantas balapan liar. Terlebih lagi pihaknya telah mendapatkan laporan masyarakat, atas ketidaknyamanan terhadap balapan liar. Selain itu, pihaknya berharap para orangtua mengawasi aktivitas anaknya saat malam hari. “Kerjasama masyarakat dan orangtua dalam mengatasi balapan liar di wilayah Gianyar, sangat kami butuhkan. Kami akan terus berupaya menindak mereka secara tegas,” terangnya singkat. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan Gubernur Bali di Rakor P4GN 2026, Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen serius dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.