Bali Airport Operasikan Layanan Transportasi Darat Teknologi Informasi | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 21 September 2021
Diposting : 24 January 2020 01:55
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune/ Herry Sikado (kanan) bersama Tri Sukma Anreianno
balitribune.co.id | Kuta - Bali Airport menjadi bandara ke-23 di Indonesia yang didukung oleh layanan GrabCar Airport. Sebelumnya, layanan tersebut telah hadir di 22 bandara berbagai kota di Indonesia termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan lainnya. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry Sikado menyatakan, layanan ini untuk menjawab perkembangan teknologi akan kebutuhan moda transportasi darat yang mudah diakses melalui penggunaan teknologi.
 
"Ditunjuknya Grab sebagai perusahaan penyedia aplikasi pemesanan transportasi darat berbasis teknologi ini merupakan hasil dari proses panjang seleksi komersial yang melibatkan berbagai perusahaan sejenis," katanya saat peresmian layanan GrabCar Airport di bandar udara setempat, Kuta, Badung, Kamis (23/1).
 
 
Dia menegaskan, proses seleksi telah dilaksanakan secara transparan, terbuka, dan akuntabel. Proses seleksi dimulai dari pengumuman pembukaan seleksi yang dilakukan melalui publikasi di berbagai media lokal dan nasional per tanggal 19 September 2019 lalu. "Proses pendaftaran pun dilakukan secara online melalui website resmi," terang Herry. 
 
Hal ini kata dia sebagai salah satu komitmen manajemen dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap seluruh pengguna jasa bandar udara terkait layanan transportasi darat berbasis angkutan sewa khusus non-aplikasi. "Melalui layanan ini pula manajemen perusahaan pengelola bandar udara tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah bagi armada penyedia layanan transportasi darat," imbuhnya. 
 
Lanjut Herry mengatakan, para pelanggan yang baru mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dapat memesan layanan ini lewat aplikasi dan penumpang dapat menikmati kepastian tarif. Sementara itu Tri Sukma Anreianno, Head of Public Affairs Grab Indonesia menyatakan, fasilitas ini akan memudahkan mobilitas wisatawan baik dalam maupun luar negeri dengan tersedianya pilihan transportasi dari bandara menuju berbagai destinasi di Pulau Bali. 
 
Di bandara tersebut, layanan aplikasi ini menjalin kemitraan dengan lima operator taksi resmi bandara anggota koperasi atau badan usaha yang sebelumnya telah terdaftar sebagai mitra kerja PT Angkasa Pura I (Persero) yaitu Koperasi Trans Tuban, Sapta Pesona, Loh Jinawi, Bali Segara dan Koperasi Karyawan Angkasa Pura I (Kokapura).
 
Adapun mitra atau driver yang mengoperasikan armada transportasi darat tersebut berasal dari desa adat penyangga bandar udara yaitu Desa Adat Tuban, Kelan, dan Kuta dan telah menjalani pelatihan sebagai mitra pengemudi sesuai standar keselamatan dan keamanan. "Berdampingan dengan para koperasi taksi bandara ini diharapkan akan meningkatkan pendapatan para mitra pengemudi yang juga anggota koperasi," jelasnya.