Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Airport Operasikan Layanan Transportasi Darat Teknologi Informasi

Bali Tribune/ Herry Sikado (kanan) bersama Tri Sukma Anreianno
balitribune.co.id | Kuta - Bali Airport menjadi bandara ke-23 di Indonesia yang didukung oleh layanan GrabCar Airport. Sebelumnya, layanan tersebut telah hadir di 22 bandara berbagai kota di Indonesia termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan lainnya. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry Sikado menyatakan, layanan ini untuk menjawab perkembangan teknologi akan kebutuhan moda transportasi darat yang mudah diakses melalui penggunaan teknologi.
 
"Ditunjuknya Grab sebagai perusahaan penyedia aplikasi pemesanan transportasi darat berbasis teknologi ini merupakan hasil dari proses panjang seleksi komersial yang melibatkan berbagai perusahaan sejenis," katanya saat peresmian layanan GrabCar Airport di bandar udara setempat, Kuta, Badung, Kamis (23/1).
 
 
Dia menegaskan, proses seleksi telah dilaksanakan secara transparan, terbuka, dan akuntabel. Proses seleksi dimulai dari pengumuman pembukaan seleksi yang dilakukan melalui publikasi di berbagai media lokal dan nasional per tanggal 19 September 2019 lalu. "Proses pendaftaran pun dilakukan secara online melalui website resmi," terang Herry. 
 
Hal ini kata dia sebagai salah satu komitmen manajemen dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap seluruh pengguna jasa bandar udara terkait layanan transportasi darat berbasis angkutan sewa khusus non-aplikasi. "Melalui layanan ini pula manajemen perusahaan pengelola bandar udara tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah bagi armada penyedia layanan transportasi darat," imbuhnya. 
 
Lanjut Herry mengatakan, para pelanggan yang baru mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dapat memesan layanan ini lewat aplikasi dan penumpang dapat menikmati kepastian tarif. Sementara itu Tri Sukma Anreianno, Head of Public Affairs Grab Indonesia menyatakan, fasilitas ini akan memudahkan mobilitas wisatawan baik dalam maupun luar negeri dengan tersedianya pilihan transportasi dari bandara menuju berbagai destinasi di Pulau Bali. 
 
Di bandara tersebut, layanan aplikasi ini menjalin kemitraan dengan lima operator taksi resmi bandara anggota koperasi atau badan usaha yang sebelumnya telah terdaftar sebagai mitra kerja PT Angkasa Pura I (Persero) yaitu Koperasi Trans Tuban, Sapta Pesona, Loh Jinawi, Bali Segara dan Koperasi Karyawan Angkasa Pura I (Kokapura).
 
Adapun mitra atau driver yang mengoperasikan armada transportasi darat tersebut berasal dari desa adat penyangga bandar udara yaitu Desa Adat Tuban, Kelan, dan Kuta dan telah menjalani pelatihan sebagai mitra pengemudi sesuai standar keselamatan dan keamanan. "Berdampingan dengan para koperasi taksi bandara ini diharapkan akan meningkatkan pendapatan para mitra pengemudi yang juga anggota koperasi," jelasnya.
 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.