Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

JKBM
I Dewa Gede Mahendra Putra, SH, MH

Denpasar, Bali Tribune

Melalui sejumlah upaya dan pelaksanaan berbagai program pembangunan, Bali berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 218.790 orang atau 5,25 persen pada September 2015 menjadi 178.180 orang atau 4,25 persen pada periode Maret 2016. Informasi tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra,SH.MH menyitir rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Bali dalam keterangan persnya, Kamis (21/7).

Lebih jauh, Dewa Mahendra menuturkan bahwa mengacu hasil survei BPS, penurunan angka kemiskinan secara simultan terjadi di daerah perkotaan dan pedesaan. Jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang sebanyak 18.800, dari 115.800 orang pada bulan September 2015 menjadi 96.980 orang pada Maret 2016. Hal yang sama juga terjadi di wilayah pedesaan yang mengalami penurunan sebanyak 21.800 orang, dari 102.990 orang pada September 2015 menjadi 81.200 orang pada Maret 2016.

Menurut Dewa Mahendra, trend positif ini cukup menggembirakan dan merupakan sebuah indikator keberhasilan berbagai program Bali Mandara yang memang diarahkan untuk menekan angka kemiskinan. Namun demikian, hal ini tak lantas membuat jajaran Pemprov Bali berpuas diri. Sebagaimana harapan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Bali menargetkan angka kemiskinan dapat diturunkan hingga tersisa 1 persen. “Angka ini tidak otomatis menjadikan kita lekas berpuas diri, kita akan genjot terus pelaksanaan program Bali Mandara di samping juga program pendukung seperti peningkatan infrastruktur, sarana dan prasarana. Mudah mudahan angka kemiskinan selanjutnya dapat semakin ditekan,” ujarnya.

Bertolak dari target tersebut, data yang disajikan BPS akan menjadi motivasi bagi jajaran Pemprov untuk mengoptimalkan pelaksanaan berbagai program Bali Mandara seperti Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Bedah Rumah, Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri), Beasiswa Miskin, Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu), Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) serta program lainnya yang bermuara pada penuntasan angka kemiskinan.

wartawan
habit/adv
Category

Bulan Ramadan, Harga Telur Ayam Merangkak Naik

balitribune.co.id I Amlapura - Harga kebutuhan pokok di pasaran utamanya telur ayam, cendrung terus mengalami kenaikan di bulan suci Ramadan ini. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga telur ayam ukuran besar saat ini telah menyentuh harga Rp60.000 per krat, atau naik sebesar Rp2000 dari harga sebelumnya sebesar Rp58.000 per krat.

Baca Selengkapnya icon click

Takbiran 2026 Bertepatan dengan Nyepi, FKUB Buleleng Ikuti Seruan FKUB Bali

balitribune.co.id I Singaraja - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi untuk menyusun seruan bersama terkait pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah. Pertemuan berlangsung di Sekretariat FKUB Buleleng, Kota Singaraja, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Validasi DTSEN Resmi Dimulai, Pemkab Buleleng Kerahkan 2.700 Relawan

balitribune.co.id I Singaraja -  Verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Buleleng resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Buleleng menandai pelaksanaannya melalui penandaan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial serta peluncuran mobil layanan DTSEN, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

PAD Anjlok, Dewan Minta BRIDA Bangli Lakukan Riset

balitribune.co.id I Bangli - Anjloknya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli tahun 2025, menjadi perhatian serius kalangan DPRD Bangli. Dalam rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Saat itu, sejumlah OPD yang hadir diantaranya, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), BKPAD dan OPD terkait lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Warning TPP OPD Tak Cair Bila Target PAD Tak Terealisasi

balitribune.co.id I Bangli - Sejauh ini potensi-potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli nyatanya belum dipetakan dengan jelas. Potret Bangli secara keseluruhan, belum sepenuhnya dikuasai dan diketahui oleh pimpinan OPD. Realita menyesatkan ini berdampak pada  tidak tercapainya target PAD dan kondisi ini kerap terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.