Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Mendekati Puncak Bonus Demografi

BKKBN
Para peserta Kuliah Umum di UNHI Denpasar yang dilakukan BKKBN Bali.

BALI TRIBUNE - Sekretaris Utama BKKBN, H. Nofrijal, S.P., M.A mengatakan, bahwa Bonus Demografi Indonesia sedang memasuki window oppurtunity dimana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan dengan usia non produktif. Untuk di Provinsi Bali sudah hampir mendekati puncak bonus demografi.
“Untuk itu, kami berharap keberlangsungan pengendalian kelahiran harus tetap kita pertahankan, sehingga bisa menikmati bonus demografi lebih panjang dan bagi remaja harus diberi ketrampilan hidup untuk menghadapi persaingan di era global ini," ungkap Nofrijal saat memberikan kuliah umum dengan tema “Bonus Demografi, Peluang menuju Generasi Cemerlang” kepada mahasiswa Universitas Hindu Indonesia (UNHI) di Denpasar, Kamis  (21/12) kemarin.

Dikatakan Nofrijal, pernikahan harus direncanakan agar menghasilkan generasi yang berkualitas karena tantangan kedepan adalah manusia yang berkualitas. Selain itu, orang tua juga harus memberikan asah, asih dan asuh. "Tujuan kuliah umum ini adalah supaya sadarkan mahasiswa untuk membentuk manusia yang berkualitas dan berkarakter karena tantangan sudah ada di depan mata. Syarat - syarat tenaga kerja kedepan harus kualitas. Untuk itu, jangan menikah di usia muda. Generasi muda adalah generasi penerus bangsa," ujarnya.

Sementara Rektor UNHI, Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A.
menyambut positif kuliah umum yang diberikan oleh Sekretaris Utama BKKBN itu. Menurutnya, mahasiswa adalah generasi emas yang merupakan pontensi bagi bangsa kedepan. "Kami mendapat kehormatan karena Bapak Sekretaris Utama BKKBN bisa hadir di tengah-tengah kami. Mayoritas yang ikut kuliah umum ini adalah mahasiswa baru yang merupakan generasi emas untuk pembangunan bangsa kedepan. Mereka ini adalah generasi penerus bangsa, sehingga kami sangat mendukung program KKBPK yang disampaikan oleh beliau agar menjadi manusia yang berkualitas dalam menghadapi persaingan dengan negara - negara lain," ujarnya.

wartawan
Release
Category

Gerakan Wisata Bersih Momentum Memperkuat Aspek Kebersihan dan Keberlanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meyakini Gerakan Wisata Bersih (GWB) dapat menjadi momentum untuk memperkuat aspek kebersihan dan keberlanjutan destinasi wisata di Indonesia.

"Saya percaya, Gerakan Wisata Bersih dapat menjadi sebuah langkah untuk menjawab tantangan besar dalam menjaga kebersihan, kelestarian, dan keberlanjutan destinasi wisata kita,” ujarnya dalam siaran persnya, Kamis (24/4).

Baca Selengkapnya icon click

Berharap Atraksi Seni Budaya Bertepatan Galungan, Tidak 'Luntur'

balitribune.co.id | Kuta - Sejumlah wisatawan yang berwisata di Pulau Bali saat Hari Raya Galungan tampak antusias menyaksikan penampilan seni budaya Bali. Wisatawan berharap, budaya Bali tidak pernah 'luntur' sehingga bisa dilihat wisatawan lainnya untuk mengetahui kekayaan budaya Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Gelar Rakor Bersama Pemkab Badung, Bahas Penetapan Hasil Evaluasi Raperda RTRW 2025–2045

balitribune.co.id | Mangupura - Kalangan DPRD Badung pada Senin (21/4) menggelar rapat koordinasi dengan eksekutif untuk membahas penetapan hasil evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Badung Tahun 2025–2045.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Salah Pergaulan, 182 Siswa SMP Terancam Drop Out

balitribune.co.id | Singaraja - Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Buleleng terancam drop out (DO). Berbagai alasan disebut menjadi penyebab mereka terancam DO, selain faktor kemiskinan, kemiskinan ekstrem, yang menarik diantaranya salah pergaulan. Hal itu disampaikan Ketua DRPD Buleleng Ketut Ngurah Arya merespon ada sebanyak 182 siswa SMP yang terancam DO.

Baca Selengkapnya icon click

Program Bedah Rumah di Badung Banyak Tak Tepat Sasaran

balitribune.co.id | Mangupura - Program bedah rumah di Kabupaten Badung menjadi sorotan. Pasalnya, program yang ditujukan untuk warga miskin ini dalam pelaksanaannya diduga banyak yang tidak tepat sasaran. Bahkan disinyalir ada beberapa warga yang mampu dapat bedah rumah, sementara warga yang betul-betul miskin dan tidak punya rumah tidak dapat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.