Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Safari & Marine Park Bali Miliki Tiga Keluarga Baru

bayi badak putih dan bayi jerapah bersama induknya

Bali Safari & Marine Park kembali mendapat anggota baru. Itu setelah terlahir bayi badak putih Afrika, jerapah dan kuda nil. Para bayi dan induknya masing – masing dalam keadaan sehat dan dalam pengawasan tim professional Bali Safari.

Menariknya, proses kelahiran dari ketiga jenis binatang penghuni kebun binatang terbesar di Bali ini, lahir dengan kondisi normal dan alami tanpa campur tangan manusia, melainkan hanya dipantau melalui kamera CCTV.

Manager Life and Science, Dr. Nimal Fernando sedikit bercerita tentang kelahiran Pembe. Kata dia untuk mengawinkan badak bisa dikatakan cukup sulit. Bayi badak yang diberi nama Pembe ini merupakan bayi badak pertama sejak kehadiran bayi Hima enam tahun yang lalu. Sebelum kawin, badak jantan harus mampu mengalahkan betinanya terlebih dahulu sebelum sang betina menyerah untuk kawin.

“Saat itu tidak mudah bagi ayah Pembe untuk menaklukkan Hima, ibu si badak mungil ini.  Lantaran umur pejantan jauh lebih muda dari betinannya,” Terang Fernando, Rabu (6/4) di Bali safari Gianyar Bali.

Saat ini badak putih Afrika berstatus langka, sedangkan di Bali sendiri badak jenis ini hanya dapat ditemukan di Bali Safari & Marine Park. Tak heran, bila kelahiran bayi badak di taman konservasi ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi para penyayang satwa. Namun begitu kelahiran bayi satwa lainnya juga menjadi kabar yang tak kalah menggembirakannya.

Setifdaknya dengan adanya baby badak Putih ini, ada tiga baby sebagai keluarga baru di Bali Safari & Marine Park. Dimana sebelumnya ada bayi Jerapah dan anak Kuda Nil.

Dipaparkannya Singo, sang bayi jerapah lahir pada 3 July 2015. Bayi manis berjenis kelamin jantan ini merupakan anak dari Sophie (7 tahun) dan Matadi (6 tahun), pasangan jerapah yang ada pada jalur safari journey. Demikian pula dengan Pembe, badak putih betina yang merupakan anak pasangan Hima (24 tahun) dan Nelson (21 tahun) atau yang dikenal dengan sebutan “Mr. dan Mrs. Nelson”.  

Pembe lahir pada 4 November 2015 dengan jenis kelamin betina. Dan yang terakhir ialah Maji, ia lahir pada 24 Maret 2016, dari induk bernama Dita. Ketiganya lahir dengan kondisi normal dan alami tanpa campur tangan manusia, melainkan hanya dipantau melalui kamera CCTV.‎

wartawan
Made ari wirasdipta
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.