Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali United Kian Kinclong

MENANG
Eko Purdjianto (tengah) saat menjelaskan kepada wartawan usai menang 2-0 atas PS Semen Padang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis kemarin.

BALI TRIBUNE - Sejak ditukangi asisten pelatih Eko Purdjianto, permainan Bali United kian bersinar. Buktinya, Kamis (4/5) sore di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Fadil Sausu dkk berhasil membungkam PS Semen Padang dengan 2-0. Ini kemenangan kedua Serdadu Tridatu di Liga 2 setelah pekan lalu mengalahkan tuan rumah Persela Lamongan, 1-0.

Bermodal tren positif, skuad Bali United di babak awal menit pertama sudah melakukan terobosan dengan serangan-serangan tajam. Namun karena kawalan ketat di tembok pertahanan Semen Padang membuat sulit ditembus.

Sekitar 5.000 penonton akhirnya bersorak setelah Bali United memperoleh penalti dari wasit Jerry Elly (Bogor) setelah striker Sylvano Dominique Comvalius diganjal salah satu pemain Semen Padang di menit ke-12.

Marcos Abel Flores Benard yang dipercaya sebagai eksekutor mampu mengeksekusi bola dengan baik melalui tendangan tidak begitu keras namun mampu memperdaya kiper Semen Padang, Jandia Eka Putra. Gol ini menjadi gol satu-satunya di babak I, karena sampai masa jeda tidak ada gol lagi tercipta.

Unggul satu gol, di paruh waktu kedua kembali pasukan Serdadu Tridatu kian meningkatkan tekanan. Para pemain belakang Semen Padang harus jatuh bangun menahan gempuran, dan harus ekstra kerja keras menghalau bola.

Tapi upaya tersebut sia-sia karena di menit ke-66 giliran striker Bali United Sylvano Dominique Comvalius menjebol gawang Jandia Eka Putra, setelah bermain tiktak bola dengan Yabes Roni dan Irfan Bachdim.

Ketinggalan dua gol, membuat tim berjuluk Kabau Sirah itu mencoba memberikan perlawanan sengit. Namun sampai wasit Jerry Elly menyatakan laga usai, kemenangan dua gol tanpa balas Bali United tetap terjaga.

Usai laga, pelatih Bali United Eko Purdjianto bersyukur dengan kemenangan kedua bagi timnya itu. “Hasil positif ini merupakan kerja keras semua pemain, dan kami bersyukur atas kemenangan ini. Semoga meski perlahan, tren positif ini terus kami lanjutkan di laga-laga berikutnya,” ujar Eko Purdjianto.

Sedangkan pelatih kepala Semen Padang Nil Maizar mengaku menyesalkan keputusan pemainnya Vendry R. Mofu yang dianggap off side oleh wasit Jerry Elly di menit ke-39. “Mofu berbicara kepada saya jika wasit tidak tahu soal off side itu. Hanya karena asisten wasit I mengangkat bendera, maka dianggap Mofu off side,” tutup Nil Maizar.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.