Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bandara Ngurah Rai Hadirkan Suasana Idul Fitri

goodie bag
GOODIE BAG - Suasana penukaran goodie bag di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

BALI TRIBUNE - Nuansa kehangatan dan suka cita Lebaran yang dirayakan oleh umat Muslim ini dirasakan penumpang/pengguna jasa Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sebagai salah satu pintu kedatangan wisatawan, tahun ini Bandara I Gusti Ngurah Rai turut serta menghadirkan suasana Idul Fitri dengan tema “Rainbow Color”.

Tema tersebut menyuguhkan sensasi indahnya keberagaman dalam memperingati Hari Raya Idul Fitri. Dekorasi yang identik dengan Idul Fitri berupa ketupat warna-warni digantung di sepanjang koridor terminal domestik dan photo booth itu ditujukan kepada penumpang agar dapat mengabadikan momen hari raya di bandara.

Selain itu, guna meramaikan Hari Raya Idul Fitri, Bandara I Gusti Ngurah Rai memberikan goodie bag gratis bagi para penumpang sebagai bingkisan oleh-oleh yang akan mereka bawa ke kampung halaman. General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngruah Rai, Yanus Suprayogi, mengatakan goodie bag ini sebagai aksi peduli lingkungan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Untuk mendapatkan goodie bag, penumpang cukup melakukan pembelian di seluruh tenant yang ada di terminal domestik lalu menunjukkan struk pembelian kepada Guest Relation Officer yang berada di booth goodie bag exchange. Selain itu, beberapa kegiatan hiburan juga dipersembahkan oleh Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai, seperti tarian tradisional Bali serta musik akustik rohani menjadi sajian yang menarik bagi para penumpang ketika sedang menunggu jadwal keberangkatan tiba.

Menurut Yanus, kegiatan tersebut berlangsung dari 23-26 Juni 2017 yang bertempat di ruang tunggu Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu bertujuan untuk memberikan suasana dan pengalaman berkesan bagi para penumpang yang pada akhirnya dapat mendukung peningkatan kualitas layanan bandara.

Salah seorang penumpang asal Palembang, Herman mengaku bahwa goodie bag yang diperolehnya sangat berguna. “Kemudahan dalam membawa banyak oleh-oleh. Sedangkan tarian dan musik yang disuguhkan sebaiknya dilakukan setiap hari, karena untuk menghilangkan kejenuhan, sehingga suasana menjadi ramai dan menarik,” katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.