Bangkitkan UKM di Badung, Setiap Desa Punya Satu Unggulan, Dekranasda, Perinnaker dan Perajin Badung Gelar Rapat Koordinasi | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 13 Juli 2020
Diposting : 3 February 2018 16:10
I Made Darna - Bali Tribune
Dekranasda
Ketua Dekranasda Kab. Badung Ny. Seniasih Giri Prasta Wakil Ketua Dekranasda, Ny. Kristiani Suiasa dan Kadis Perinnaker Badung Ida Bagus Oka Dirga saat Rapat Koordinasi Dekranasda, Dinas Perinnaker dengan Perajin Badung di Puspem Badung, Jumat (2/1).

BALI TRIBUNE - Sebagai mitra kerja Pemkab Badung, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung dibawah pimpinan Istri Bupati Badung Ny. Seniasih Giri Prasta terus mengambil peran optimal dalam rangka mensukseskan pembangunan, peningkatkan taraf hidup dan mensejahterakan masyarakat khususnya di sektor kerajinan. 

Hal ini sebagai upaya mendukung kebijakan Pemkab Badung yang berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan secara menyeluruh dan terpola melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). “Kami Dekranasda Badung akan terus berupaya membangkitkan sektor kerajinan di badung dan berharap sektor pariwisata dapat selalu bersinergi dengan sektor kerajinan,” kata Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta saat menghadiri Rapat Koordinasi Dekranasda, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinnaker) dengan Perajin Badung di Puspem Badung, Jumat (2/1).

Ny. Seniasih Giri Prasta yang saat itu didampingi Wakil Ketua Dekranasda, Ny. Kristiani Suiasa menjelaskan, Dekranasda Badung mencanangkan program pengembangan dan inovasi produk disetiap Desa dan Kelurahan sehingga nantinya akan selalu berkembang produk baru yang juga dapat menciptakan pasar baru. Untuk itu, Dekranasda bersama Pemkab Badung telah melakukan pelatihan-pelatihan kepada pengerajin di Badung seperti pelatihan perajin tenun, perak, termasuk pelatihan anyaman sehingga perajin dapat mengembangan inovasi dan variasi produk yang dihasilkan.

Dekranasda juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perinnaker yang telah mencarikan solusi mengenai pemasaran dari hasil produksi perajin badung. “Saat ini telah dapat dipasarkan di Bandara Ngurah Rai, pasar tradisional termasuk akses-akses pariwisata di Badung,” tambahnya.

Diharapkan kedepan UKM di Badung yang berjumlah 1.230 UKM dapat dikembangkan dan Pemkab Badung bersama Dekranasda akan siap memfasilitasi dari segi permodalan, pemasaran, mengajak pameran, demi kebangkitan UKM di Badung,” tambahnya.

Kadis Perinnaker Badung Ida Bagus Oka Dirga mengatakan, melalui rapar koordinasi ini, Dekranasda Badung menginginkan adanya sebuah produk unggulan di setiap desa yang berjumlah 62 Desa/Kelurahan di Badung. Untuk itu Tim dari Dinas Perinnaker akan turun ke lapangan untuk memberikan pendampingan sehingga produk unggulan tersebut akan menjadi ikon masing-masing desa. Ikon di beberapa desa sudah ada seperti kerajinan kain endek di Desa Getasan, kerajinan patung kayu di JAS (Jagapati, Angantaka, Sedang), di Mengwi dengan kerajinan payung/tedung.

Di tahun 2018 ini juga dilaksanakan pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM) dengan menyasar 300 pelaku IKM selama setahun serta kegiatan temu usaha mempertemukan 60 pelaku usaha IKM dalam upaya menjalin kerjasama pelaku usaha dengan stakeholder pada bulan Pebruari ini. 

Dari segi pemasaran akan memfasilitasi melalui promosi dan pemasaran produk melalui pameran dalam negeri dan luar negeri. Kerjasama promosi dan pemasaran dengan Bandara Ngurah Rai, Koperasi Bina Sejahtera serta dengan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.