Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangunan Meru di Pura Watu Klotok Keropos

PURA WATU KLOTOK
KEROPOS - Bangunan meru yang keropos di Pura Watu Klotok.

BALI TRIBUNE - Pasca Terakhir dipugar tahun 2001 lalu, kondisi terkini  bangunan di Pura Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung mulai mengalami kerusakan. Saat ini ada dua bangunan meru yang harus segera perbaikan karena atap meru yang terbuat dari ijuk tersebut mulai keropos dan nyaris roboh.

“Meru yang mengalami rusak tersebut, yakni meru pengayengan Ida Bhatara Ulun Danu Batur dan pengayengen Ida Bhatara Segara. Kalau ini dibiarkan terus, saya khawatir bangunan merunya akan roboh,” ungkap Pemangku Pura Watu Klotok, Jro Mangku Ketut Gubah saat dikonfirmasi, Jumat(19/5).

Dia memperkirakan selain kedua atap meru tumpang lima tersebut rusak akibat dimakan usia, lokasi pura yang berada di pesisir pantai membuat kondisi atap kedua meru tumpang lima yang terbuat dari ijuk ini mudah keropos dan lepas. “Angin di pinggir laut kencang sekali, jadi atap bangunan meru yang sudah keropos itu mudah lepas,” katanya.

Selain bangunan meru tumpang lima, kerusakan juga tampak pada bale pawedaan (tempat pemujaan, red) dan bangunan di jaba pura. Rata-rata kerusakan terjadi pada atap. Walau tidak separah meru tumpang lima, namun kondisi tersebut harus segera mendapatkan perhatian dari pemerintah agar kerusakannya tidak semakin parah. “Wantilan Pura Watu Klotok juga mengalami kondisi sama. Kondisi atap banyak yang mulai rusak dan lantai dasar yang sudah agak hancur. Sehingga wantilan kurang layak untuk digunakan,” paparnya.

Tak ingin kerusakan yang terjadi pada bangunan yang ada di Pura Watu Klotok semakin parah, dia mengaku sudah membuat proposal permohonan perbaikan yang ditujukan kepada Bupati Kabupaten Klungkung. Selain itu, saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan persembahyangan hari purnama beberapa hari lalu ke Pura Watu Klotok, permasalahan tersebut juga sudah kembali diingatkan oleh pihaknya. “Pak Bupati bilang belum, belum, masih lama,” tandasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Klungkung, I Nyoman Mudarta mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima proposal tersebut dan sudah melakukan pengecekan ke lapangan. Dan menurutnya, dua bangunan meru tersebut akan dipugar di tahun 2018 menggunakan dana bantuan PHR sebanyak Rp 2 miliar lebih. “Kabupaten Klungkung mendapatkan dana bantuan PHR sebesar Rp 50 miliar, adapun Rp 2 miliar lebihnya untuk pemugaran meru. Sementara itu untuk wantilan merupakan wewenang dari PU,” jelasnya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.