Bantuan 1000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Nusa Penida | Bali Tribune
Diposting : 30 December 2021 04:49
SUG - Bali Tribune
Bali Tribune / BANTUAN - Wabup Made Kasta selaku Ketua PMI Klungkung serahkan bantuan korban banjir Nusa Penida.

balitribune.co.id | SemarapuraWakil Bupati Klungkung yang juga selaku Ketua PMI Klungkung, I Made Kasta bersama Ny. Sri Kasta serahkan bantuan paket sembako kepada warga korban bencana banjir di Wilayah Kecamatan Nusa Penida, Rabu (29/12).

Bantuan paket sembako ini berasal dari donasi seorang pengusaha bernama Gusti Ngurah Anom atau lebih dikenal dengan Ajik Krisna, yang merupakan pemilik dari Krisna Holding Company.  Ajik Krisna menyumbangkan sebanyak seribu paket sembako bersama bantuan dari PMI Klungkung untuk dibagikan kepada 7 desa terdampak banjir. Diantaranya Desa Suana, Sakti, Kutampi, Kutampi Kaler, Toyapakeh, Batununggul dan Ped.

"Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara saudara kita yang tengah mengalami musibah. Mudah mudah tidak terjadi lagi bencana serupa dan kita harus selalu waspada. Karena bencana datang tidak pernah kita duga. Kepada donatur yang telah menjalin tali kasih lewat donasi ini kami pemerintah daerah Kabupaten Klungkung mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya. Semoga aksi ini akan diikuti oleh pengusaha yang lain," ujar Wabup Made Kasta

Pada hari yang sama PMI Klungkung juga menggelar cek kesehatan gratis di SDN 1 Ped. Sejumlah warga tampak antusias memeriksakan diri pada kegiatan sosial tersebut. Wabup Made Kasta didampingi Camat Nusa Penida Komang Widyasa Putra dan relawan serta PMI Klungkung meninjau lokasi yang paling parah terdampak banjir.

Camat Nusa Penida Komang Widyasa Putra mengatakan sebanyak 502 KK terdampak banjir menerima paket sembako dari Ajik Krisna dan PMI, masing masing KK menerima 2 paket sembako. "Selain pemberian bantuan sembako dari para donatur, pemerintah daerah juga telah menyelesaikan perbaikan sejumlah infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. Semoga tidak terjadi lagi musibah serupa," ujarnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler