Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bapak Angkat Cabor Harus Satu Pintu

Bali Tribune/ Ketut Suwandi
balitribune.co.id | Denpasar - Munculnya keinginan cabor untuk mencari bapak angkat demi mengirimkan atlet yang lolos PON 2020 tapi tidak masuk kuota pengiriman, disikapi dengan tegas KONI Bali. Induk organisasi olahraga Bali itu memastikan pengiriman atlet untuk PON 2020 di Papua lewat satu pintu saja yakni KONI Bali.
 
"Dikhawatirkan jadi permasalahan setelah PON nantinya jika ada atlet yang dibiayai pihak ketiga atau bapak angkat. Permasalahan itu tentu soal bonus nantinya pada saat menang atau mendapat medali. Begitu juga saat kalah tanpa meraih medali," ujar Ketua Umum KONI Bali, I Ketut Suwandi, Selasa (30/7).
 
Namun, Suwandi mengaku tidak menutup peluang adanya bapak angkat untuk atlet itu. Hanya saja, atlet yang dikirim itu memang memiliki peluang medali di PON nanti. Tapi, tetap melalui KONI Bali.
 
"Misalkan, pihak ketiga atau bapak angkat tersebut ingin membiayai atlet ke PON, tapi atlet itu tidak masuk kuota KONI Bali, silakan. Tapi, harus dibicarakan atau dikoordinasikan dengan matang bersama KONI Bali mulai dari sekarang," tegas mantan Ketua KONI Badung ini.
 
Bebernya lagi, persoalan yang akan menimbulkan masalah nanti bukan karena sulit dipertanggungjawabkannya laporan keuangan, melainkan dampak atau imbas kurang bagus seandainya muncul di akhir PON nantinya.
 
Apalagi, PON 2020 diprediksi untuk mempertahankan posisi 6 cukup berat. Ditambah tuan rumah Papua yang melakukan manuver dengan mendatangkan atlet andalan dari luar daerahnya sendiri. "Target Bali nanti bisa meraih 30 medali emas dan kami optimis," tandas Suwandi. (u)
wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.