Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Baru Beberapa Bulan, Trotoar dan Gorong-gorong Hancur

HANCUR - Kondisi trotoar di Kota Bangli yang hancur.

BALI TRIBUNE - Pengerjaan  proyek  rehabilitasi saluran drainase  Kota Bangli baru beberapa bulan rampung. Namun proyek yang menelan anggaran Rp 7,6 miliar tersebut belum mampu mengatasi masalah banjir. Justru di beberapa titik telah terjadi kerusakan, seperti banyak paving  yang lepas dan box apert yang membelah jalan lapisan agregat di atasnya mulai mengelupas. Ditemui di lokasi, salah seorang warga Sang Nyoman Windia mengaku kecewa dengan perencanaan  proyek rehabilitasi salauran drainase. Dimana sepatutnya pengerjaan tidak dilakukan sepotong-sepotong, artinya kalau anggaran tidak mencukupi untuk mengakver seluruh saluran drainase seharusnya untuk pengerjaan diambil untuk satu jalur saja. ”Saya sendiri bingung kok pengerjaanya sepotong-sepotong, seharusnya kalau mau memperbaiki saluran drainase  harus tuntas dari hilir samapi hulu,” ujar pria asal Desa Tegalasah, Tembuku ini sembari menambahkan dengan pola pengerjaan yang tidak tuntas dari hulu sampai hilir penanganan banjir tidak akan bisa tuntas. Disamping itu dia juga menyinggung kondisi box apert yang membelah jalan  di sebelah utara SPBU Bangli  mulai rusak  padahal pengerjaanya inklud dalam kegiatan rehabilitasi saluran drainase Kota Bangli yang baru beberpa bulan kelar. “Lapisan aspal penutup box apert mulai mengelupas dan meninggalkan lubang, kondisi tersebut tentu sangat membahayakan bagi pengguna jalan,” ujarnya, Rabu (7/11). Terpisah Sekretaris Dinas PU Bangli I Made Some saat dikonfirmasi mengatakan untuk kegiatan diambil oleh  CV Catur Harapan Utama dengan nilai kontrak Rp 7.614.747.000. I Made Some mengatakan terkait hancurnya trotoar  apakah memang karena sengaja dibongkar mengingat di lokasi tersebut saluran air sempat tersendat. “Untuk lebih jelasnya kami akan segera turun,” ungkapnya. Sementara informasi di lingkungan Dinas PU, disebutkan walaupun proyek tersebut sudah kelar hampir sepuluh bulan, namun pihak rekanan baru menerima pembayaran 55 persen. Disebutkan pula pihak rekanan masih bertanggung jawab atas pekerjaanya. ”Masih jadi tanggung jawab pihak rekanan, dan perbaikan dilakukan setelah pihak rekanan menerima pembayaran secara penuh,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya ini.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Tim Disiplin Pemkab Badung Sidak DPUPR dan BPKAD, Pastikan ASN Tetap Disiplin

balitribune.co.id | Mangupura - Tim Pembinaan Kepegawaian dan Penegakan Pelanggaran Disiplin ASN atau Tim Disiplin Pemkab Badung kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terjaga. Kali ini, sidak menyasar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Rabu (9/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.