Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Batu Permata Tanzanite Diproduksi menjadi Koleksi Perhiasan

Bali Tribune / PERMATA - Perhiasan yang menggunakan batu permata Tanzanite

balitribune.co.id | Denpasar - Permata Tanzanite yang langka dan eksotis kini diproduksi menjadi koleksi perhiasan baru dibawah brand mewah. Tanzanite adalah batu permata yang sangat langka dan hanya ditemukan di satu tempat di dunia, perbukitan Merelani di Tanzania Utara, wilayah yang terkenal dengan Gunung Kilimanjaro, gunung berdiri bebas tertinggi di dunia. Permata Tanzanite rona biru-ke-ungu yang subur terkenal karena warnanya yang cerah, kejernihan tinggi, dan potensi batu potong besar.

Digambarkan sebagai 'fenomena geologi', Tanzanite dianggap ribuan kali lebih langka daripada berlian. Nama tersebut mencerminkan asal geografis terbatas permata karena semua tambang berlokasi di area seluas sekitar delapan mil persegi di dekat kaki Gunung Kilimanjaro. Pada 2017, pemerintah Tanzania membangun perimeter sepanjang 24 km (14 mil) di sekitar lokasi penambangan Merelani di Manyara, yang diyakini sebagai satu-satunya sumber Tanzania untuk melindungi penambang lokal dari penambangan ilegal.

Sejak ditemukan pada tahun 1967 oleh suku Maasai, batu permata tidak hanya memperkuat ekonomi Tanzania, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, tetapi juga membantu mendanai berbagai proyek komunitas, memperbaiki kehidupan masyarakat Tanzania.

Saat ini salah satu perusahaan penjualan langsung terkemuka di Asia memasarkan koleksi perhiasan baru yang menampilkan permata Tanzanite dijuluki The Timeless Tanzanite Collection, perhiasannya termasuk anting-anting Bliss Hoop dan liontin Blue Breeze terbuat dari emas murni 18 karat.

Chief Executive Officer QNET, Malou T Caluza dalam siaran persnya kepada Bali Tribune, Minggu (29/11) menjelaskan bahwa The Timeless Tanzanite Collection dari QNET adalah batu permata Afrika yang benar-benar unik. Dengan memasarkan produk tersebut dapat membantu mendukung mata pencaharian ribuan komunitas pertambangan lokal yang mengandalkan industri selama bertahun-tahun.

"Kami ingin berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan dari industri pertambangan lokal. Kami selalu memastikan semua bahan mentah untuk berbagai produk bersumber secara etis dan berkelanjutan," jelasnya.

Kata dia, dibawah merek Bernhard H Mayer diharapkan dapat berkontribusi pada ekonomi lokal. RYTHM Foundation juga telah mendirikan proyek pertanian berkelanjutan dalam kemitraan dengan Water for Africa, di Desa Muwimbi di wilayah Iringa untuk memanen alpukat dan kacang macademia, serta membantu mendanai sumur air yang akan mendukung satu juta orang selama beberapa tahun ke depan di wilayah tersebut.

"Kami berharap dapat memperluas ke lebih banyak peluang untuk mencari produk lokal, memupuk kolaborasi lokal, dan mengembangkan wirausahawan profesional yang berkomitmen di Tanzania, khususnya di lingkungan pandemi Covid-19 yang menantang," ungkap Caluza.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Proyek Strategis Nasional PPN Pengambengan Gunakan Pinjaman Luar Negeri Rp1,2 T

balitribune.co.id | Negara - Proyek Pengembangan PPN Pengambengan kini telah bergulir. Pembiayaan Proyek Strategis Nasional (PPN) yang nilainya lebih dari Rp 1 triliun ini menggunakan pinjaman luar negeri. Pengerjaannya pun melibatkan perusahaan kontruksi asing.

Baca Selengkapnya icon click

Korupsi Rp2,7 Miliar, Mantan Ketua LPD Kelungah Ditahan

balitribune.co.id | Amlapura -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem menetapkan mantan Ketua LPD Desa Adat Kelungah, IWD, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan lembaga tersebut. Penetapan ini tertuang dalam Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-2255/N.1.4/Fd.2/9/2026 tanggal 9 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dispar Denpasar Perkuat Wisata Berbasis Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 secara daring, Kamis (10/9/2026). Forum lintas sektor ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, mengevaluasi kebijakan, serta menyempurnakan kualitas pelayanan publik di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Sesetan Gelar Mapandes Massal

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Adat Sesetan kembali menggelar Karya Atma Wedana dan Mapandes Kinambulan secara massal di Pemelisan Desa Adat Sesetan, Rabu (9/9/2026). Ratusan krama, baik dari dalam maupun luar wilayah Sesetan, tampak memadati areal bale peyadnyan untuk mengikuti rangkaian prosesi Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.