Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bayi Hedrosefalus Perlu Doa Untuk Kesembuhan

Arif Muji didampingi kerabatnya.

Denpasar, Bali Tribune

Berbagai cara telah dilakukan seorang ayah saat mengalami musibah, seperti apa yang dilakukan oleh Abdul Muis (33). Pria asal Sumbawa NTB ini rela mencari pengobatan yang terbaik demi kesembuhan putra kesayangannya, Arif Muji yang menderita hidrosefalus.

Muis yang merupakan seorang petani sempat terkejut mengetahui anaknya yang baru lahir sudah memiliki kepala yang berukuran tidak normal. “Saya sempat kaget saat mengetahui anak kedua saya lahir dengan kepala yang besar,” keluhnya di IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Selasa (29/3).

Meskipun kaget, dia pun berusaha tetap tabah akan kondisi anaknya dan beranggapan bahwa hal tersebut merupakan cobaan dan harus dijalaninya. Muis pun bertekad anaknya harus bisa sembuh dari penyakit yang diderita sejak lahir.

“Saya berharap agar anak saya bisa sembuh dan bisa bermain seperti anak seusianya,” ujar bapak dua orang anak ini. Lalu, dia pun bercerita bahwa diameter kepala anaknya sejak lahir hingga berusia 6 bulan berkembang dari 38 cm hingga mencapai 51 cm.

Istrinya, Wahyuni (32) tidak merasakan gejala yang aneh saat mengandung anaknya. Namun pada usia kandungan 8 bulan, dokter sempat mengatakan bahwa terdapat benjolan kecil pada kepalanya.

“Saat di USG sempat diketahui putra saya itu memiliki benjolan pada kepalanya, lalu saat lahir kepalanya membesar hingga mencapai 38 cm,” jelasnya. Istrinya pun syok melihat anaknya yang lahir dengan kondisi kepala yang membesar.

Wahyuni juga sempat menangis pilu melihat kondisi anaknya. “Istri saya menangis terus setiap melihat Mujib,” ujar Muis. Bukan hanya saat pertama kali saja menangis namun hampir setiap hari istrinya menangisi putranya.

“Tapi saya tetap menguatkan istri saya bahwa semua cobaan ini pasti ada jalannya, dan sekarang kami sedang berusaha menyembuhkan penyakitnya dengan dibawa ke RSUP Sanglah,” terangnya.

Kini yang diharapkan olehnya ialah doa untuk kesembuhan anaknya. Arif Muji yang berusia 6 bulan masih menunggu jadwal operasi meningokel oleh tim bedah RSUP Sanglah dan kini masih dalam masa observasi di ruang IGD.

wartawan
Valdi S Ginta

Sungai di Denpasar Dipenuhi Sampah, Pemkot Segera Panggil Kades Lurah

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah cepat menyikapi maraknya fenomena warga membuang sampah ke alur sungai dan drainase. 

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengundang seluruh camat, perbekel (kepala desa), serta lurah dalam rapat koordinasi darurat pekan depan guna memetakan titik rawan pembuangan sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Buleleng Kucurkan Rp4,18 Miliar untuk 7 Partai Politik

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 7 partai politik di Kabupaten Buleleng telah menerima Bantuan Keuangan Partai Politik yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Pencairan bantuan tersebut dilaporkan sebagai bagian dari pelaksanaan ketentuan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan partai politik.

Baca Selengkapnya icon click

Truk Pasir Anjlok Lintangi Separuh Jalan, Perparah Kemacetan Lalin di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kemacetan lalu lintas  di Jalan Raya Sayan, Ubud, menjadi semakin parah, Rabu (3/6/2026) pagi. Kerena sebagian badan jalan terhalang truk pasir yang anjlok ban hingga rebah. Sementara kendaraan yang melintas harus berjalan pelan karena material pasir tumpah ke badan jalan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.