Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BBTF 2022 Merespon Tantangan Pariwisata Pascapandemi

Bali Tribune/Putu Winastra



balitribune.co.id | Denpasar - Pariwisata Bali berangsur mulai bangkit pasca-pandemi Covid-19. Pasalnya, sejak penerbangan internasional dari/ke Bali dibuka pada awal Februari 2022 lalu, turis asing mulai berdatangan ke pulau ini untuk berwisata. Hal tersebut yang membawa optimisme dan harapan baru bagi pelaku industri pariwisata di Pulau Dewata.

Pelaku pariwisata pun memanfaatkan kondisi tersebut dengan menggelar pameran wisata bertaraf internasional. Pameran tahunan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) yang ke-8 tahun ini merespon penuh semangat dan optimisme dengan akan berlangsungnya acara travex perjalanan wisata terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA) Bali.

Ketua ASITA Bali, Putu Winastra dalam siaran persnya beberapa waktu lalu menyampaikan, percaya dengan kinerja dan hubungan erat antara pemerintah, kolega bisnis nasional dan internasional pemangku kepentingan pariwisata, destinasi wisata dan berbagai instansi terkait. "Bali siap bangkit dan mempertahankan posisi sebagai destinasi pilihan dunia," ujarnya.  

Ia mengungkapkan, BBTF yang akan berlangsung pada 14-18 Juni 2022 di Nusa Dua Kabupaten Badung merupakan momentum baik bagi sektor pariwisata dengan memanfaatkan Indonesia sebagai tuan rumah G20 dan event-event atau kegiatan kelas dunia lainnya yang dijadwalkan akan diadakan di Indonesia, khususnya di Bali. "Sektor pariwisata memainkan peran penting dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi yang juga dikaitkan dengan simulasi industri kreatif dan penciptaan lapangan kerja," ungkap Putu Winastra.

BBTF tahun 2022 mempertemukan penjual (seller) dan pembeli (buyer) dalam satu forum ini telah berhasil menarik perhatian dan registrasi sebanyak 128 sellers dan 87 quality buyers dari 28 negara. BBTF 2022 dengan menyoroti pariwisata olahraga, kesehatan dan kebugaran. Dimana Bali telah menjadi rumah bagi fasilitas medis kelas dunia yang menyediakan perawatan, pengobatan tradisional dan mutakhir. "Akan ada pembahas peluang dan tren baru wawasan industri, keragaman budaya Indonesia terutama destinasi prioritas sebagai aset strategis untuk pertumbuhan pariwisata Indonesia," imbuhnya.

wartawan
YUE

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.