Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BCCP ITB STIKOM Bali Ajak Mahasiswa dan Dosen Asing Mempelajari Budaya Bali

Bali Tribune / BCCP - pembukaan BCCP ITB STIKOM Bali di kampus setempat, Kamis (26/10) yang diikuti 13 dosen dari Thailand

balitribune.co.id | Denpasar - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali kenalkan kesenian dan budaya Bali lewat Bali Cross Cultural Program (BCCP) yang diikuti belasan dosen dari perguruan tinggi asing. Direktur Urusan Internasional ITB STIKOM Bali, Yudi Agusta usai pembukaan BCCP di kampus setempat, Denpasar, Kamis (26/10) mengatakan, sebanyak 13 dosen dari Negara Thailand mengikuti BCCP di Bali selama seminggu.  

"Selama mengikuti BCCP, kita mengantar ke tempat-tempat wisata di Bali untuk mengenalkan budaya Bali misal, bangunan Bali dikenalkan apa yang terkandung dalam bangunan Bali tersebut. Dosen dari Negara Thailand ini sebanyak 13 orang mengikuti pelaksanaan BCCP selama seminggu dengan materi Balinese History and Culture seperti gamelan, tarian menggambar Bali diajarkan. Kita paketkan," jelasnya. 

Diharapkan, kegiatan tersebut akan dapat mengundang pihak asing mempelajari budaya Bali dan berlibur di pulau ini. "STIKOM Bali menjadi Learning Centre bukan hanya teknologi tapi juga budaya," ujar Yudi Agusta.

Hal tersebut kata dia bertujuan untuk memperkenalkan Bali ke mancanegara, sebab biasanya yang ke Bali datang hanya untuk melihat saja. Tetapi BCCP ini, peserta kalangan mahasiswa dan dosen dari luar negeri akan mengalami langsung seperti apa budaya Bali tersebut dengan ikut menggambar, menari dan megambel. 

"Visi kami memang teknologi informasi tapi budaya ini, karena kita di Bali makanya kami harus mengikuti perkembangan budaya. Selain mendatangkan, kami juga mengirim mahasiswa ITB STIKOM Bali ke sana (luar negeri) belajar budaya luar negeri untuk menambah wawasan supaya tahu budaya luar di berbagai negara. Karena kami ingin mahasiswa berpengetahuan global," katanya. 

Disebutkan Yudi Agusta, BCCP ini sudah berlangsung lebih kurang 5 tahun. Peserta kali ini akan diajak mengunjungi sejumlah tempat di Bali seperti Taman Ayun, Pura Tanah Lot, Ubud, Lempuyang dan lainnya. 

Sementara itu Rektor ITB STIKOM Bali, Dadang Hermawan mengatakan, visi STIKOM Bali ingin menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional dan bisa bersaing dengan perguruan tinggi yang lebih maju. "Bali lebih dikenal dari Indonesia, maka kami menciptakan BCCP diperuntukan bagi mahasiswa dan civitas akademika universitas di luar negeri untuk mempelajari budaya Bali, kesenian Bali. Dengan adanya mahasiswa asing dan dosen asing akan menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional semakin cepat dan terbuka," katanya.

wartawan
YUE
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.