Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belasan Atlet Cricket Sepakat Tetap Bela Bali

BATAL - Pengurus PCI Bali, atlet cricket dan pengurus harian KONI Bali saat melakukan mediasi di ruang rapat KONI Bali. Mereka memutuskan tidak jadi hengkang ke Papua.

BALI TRIBUNE - Belasan atlet cricket yang semula menyatakan mengundurkan diri dan dikabarkan hengkang ke Papua sebagai tuan rumah PON XX/2020, dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat KONI Bali, Jumat (16/11) lalu sepakat membatalkan pengunduran diri mereka. Dengan demikian, belasan atlet cricket yang sebagian dari mereka menyumbang 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu  pada PON XIX/2016 Jawa Barat, tetap akan memperkuat Bali pada PON Papua tahun 2020.  Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi dihubungi Minggu (18/11) menjelaskan, pertemuan antara atlet cricket dengan Pengprov PCI Bali itu dimediasi KONI Bali. “Intinya mereka terjadi miskomunikasi antara atlet dan pengurus PCI Bali. Per 16 November  antara atlet dan PCI Bali permasalahan sudah rampung  dikomunikasikan secara kekeluargaan dengan keputusan bersama bahwa tidak ada atlet cricket Bali pindah dan semua berjanji akan kembali memperkuat Bali pada PON Papua, bahkan para atlet tersebut akan membuat pernyataan secara tertulis,” ucap Suwandi. Suwandi mengatakan, beberapa hal yang diharapkan dari para atlet tersebut kepada KONI Bali menyangkut masa depan, dan akan diperjuangkan oleh KONI Bali apalagi di Pulau Dewata sudah ada payung yakni Perda Keolahragaan.  “Pada pasca PON Jabar, KONI Bali telah memperjuangkan atlet-atlet yang meraih medali, kalau tidak salah sebanyak 39 orang yang membuat lamaran dan ditindaklanjuti oleh KONI Bali ke BKD Provinsi Bali. Lamaran pertama dibilang hilang, selanjutnya mereka membuat lagi lamaran kedua, tapi juga tidak ada kabarnya. Dipanggil ikut ujian atau tes saja tidak,” kilah Suwandi. Dengan tidak hengkangnya mereka, Suwandi mengatakan akan membicarakan dengan Binpres KONI Bali agar belasan atlet cricket tersebut masuk Pelatda Bali sebagai wahana para atlet yang mempunyai prestasi dan diharapkan pula meraih medali emas pada PON 2020 mendatang. “Target kami 2019 para atlet cricket masuk Pelatda yang memperoleh dana pembina setiap bulan,” ucap Suwandi yang tidak menjelaskan besarannya dana pembinaan per bulan. Suwandi mengakui  tenaga mereka masih sangat dibutuhkan pada multi event olahraga empat tahunan di Papua nanti. Prestasi yang diraih pada PON Jawa Barat, diharapkan bisa lebih meningkat dengan pengalaman yang didapat selama ini. “Ya artinya 2 medali emas yang didapat pada PON Jabar, peluang tetap bisa dipertahankan. Mudah-mudahan mereka lebih ganas lagi untuk menggaet prestasi, agar bisa lebih meraih lebih dari 2 medali emas,” paparnya. Secara terpisah, Ketua Harian Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali, I Made Erawan, Minggu kemarin menjelaskan, permasalahan yang berlarut-larut itu telah terselesaikan. Pihaknya telah melakukan tatap muka bersama KONI Bali pada Jumat (16/11) lalu di KONI Bali. "Kami dari pengurus provinsi bersama atlet telah bertatap muka dengan KONI Bali. Dan di sana diputuskan bahwa atlet cricket Bali, menyatakan diri siap membela Bali dalam event apapun ke depannya," tegas Erawan. Dijelaskannya, para atlet itu secara terbuka mengakui kesalahannya dan hal itu diterima dengan baik oleh KONI Bali. Dan tentu saja, hal itu dijadikan pelajaran berharga untuk ke depannya baik untuk atlet serta PCI Bali. "Ini adalah suatu pengalaman yang berharga untuk kami. Tentu kami tidak menginginkan kejadian ini terulang kembali," tegas Erawan. Lalu, apa antisipasi Pengprov PCI Bali agar memproteksi atlet agat kejadian ini tak terulang lagi? Sebut Erawan, tentu yang pertama dilakukan adalah memperketat AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) PCI Bali terkait atlet. Prosedur soal atlet akan diperbaiki serta, sehingga atlet tidak sembarangan nantinya melakukan suatu hal. Dan tentu saja, konsekuensi jika atlet melakukan kesalahan akan diperketat juga.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pantai Legian Dinilai Kumuh, Bupati Badung Siapkan Penataan Kawasan Samigita

balitribune.co.id | Mangupura - Kondisi kawasan Pantai Legian yang dinilai masih semrawut dan kumuh menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan penataan kawasan pantai di wilayah Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) akan dilakukan secara bertahap guna mengembalikan daya tarik pariwisata Bali selatan.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.