Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Benji Brand Juara Rip Curl Cup 2019

Bali Tribune/ JUARA – Para juara Rip Curl Cup 2019, dimana juara 1, 2, 3, dan 4, masing-masing Benji Brand (Afrika Selatan), Clay Marzo (Hawaii), Matt Wilkinson (Australia), dan Raditya Rondi (Indonesia).
balitribune.co.id | Uluwatu - Benji Brand asal Afrika Selatan (23 tahun) mampu menyingkirkan pesaingnya sekaligus menjuarai Rip Curl Cup 2019 di Padang Padang, Uluwatu, Kabupaten Badung. Brand tampil prima dan memukau ratusan penggemar setelah menerobos gulungan ombak Padang Padang setinggi 6 hingga 8 kaki.
 
"Saya sangat terkejut ketika mendengar Mick Fanning mengundang saya berkompetisi di acara ini," kata Brand, setelah menerima siraman sampanye oleh sesama rekan surfer lainnya di podium pemenang.
 
Marketing Manager Indonesia Rip Curl Gamelia Carbery menjelaskan, dengan hanya kurang dari empat menit tersisa pada babak final, Brand sempat berada di posisi kedua di belakang Clay Marzo (Hawaii), dan hanya membutuhkan nilai 8,84 lagi. Brand mencoba mencari gulungan ombak besar pada hari itu dan berhasil menutupnya dengan double spitter sebesar 9,67.
 
“Pada akhirnya, Brand diangkat menuju podium kemenangan di depan khalayak ramai, diikuti oleh Marzo di tempat kedua, dan mantan WSL nomor 1 Matt Wilkinson di posisi ketiga. Satu-satunya peselancar lokal Indonesia yang berhasil mencapai final adalah Raditya Rondi, yang harus puas berada di posisi keempat,” kata Gamelia Carbery.
 
Ini merupakan pembuktian Brand, yang mungkin bagi para penggemar surfing, namanya masih kurang familiar, tetapi tidak untuk 3x juara dunia WSL, Mick Fanning yang diberi kehormatan untuk mengundang empat surfer yang paling ingin dilihatnya untuk bisa bersaing di kompetisi ini.
 
“Benji adalah seorang pemburu ombak yang luar biasa. Saya sangat senang bisa melihatnya berkompetisi di Padang Padang bersama surfer lainnya,” kata Fanning, ketika mengumumkan pilihannya kepada Brand.
 
Melakukan yang terbaik adalah persis seperti apa yang dilakukan Brand untuk mendapatkan gelar juara kali ini. Brand berhasil mendapatkan banyak ombak yang luar biasa, termasuk nilai 9,67 dan 9,5, dua nilai dengan gelombang ombak tertinggi di hari itu.
 
Pada awalnya, Brand dan Marzo sempat bersaing ketat. Namun mendominasi babak pagi hari dan berhasil memenangkan kedua babak putaran 1 dan 2, serta berhasil mencetak angka tinggi.
 
Ini merupakan karya besar untuk kompetisi Rip Curl Cup Padang Padang, termasuk delapan gelombang ombak luar biasa yang bisa mencetak nilai 9. Juga merupakan penampilan yang sangat ikonik oleh para surfer elit dunia, terutama kemampuan Benji Brand yang memang sudah tidak bisa diragukan lagi.
 
Sementara, Marzo berhasil mendapatkan ombak spektakuler, tenggelam dalam gulungan ombak yang dalam dan menukik seakan melakukan gerakan limbo dan bersandar pada kaki bagian belakang, menunjuk ke arah langit. Lalu muncul dari kedalaman dan melesat ke dalam ombak, membuat seluruh penonton terpukau melihat aksi Marzo.
 
“Ini adalah kedua kalinya bagi saya berkompetisi di Rip Curl Cup di Padang Padang," kata Marzo, yang berhasil mencapai babak final pada tahun 2016 lalu dan berada di urutan keempat, seraya selalu berharap bisa mendapatkan kembali undangan untuk berkompetisi di ajang ini.
 
Hasil selengkapnya, Benji Brand (17.94), Clay Marzo (17.10), Matt Wilkinson (16.16), dan Raditya Rondi (12.17). “Untuk Official Rip Curl Cup Party digelar Jumat (26/7) mulai pukul, 14.00 Wita dimeriahkan dengan exclusive premiere film red monkey full moon, live performance dengan bintang tamu spesial di Ulu Cliff House,” jelas Gamelia Carbery.(u)
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.