Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Beralih Dari Pasar Leisure Uji Tantangan ke Produk MICE

Ni Putu Juliyanti
Ni Putu Juliyanti

BALI TRIBUNE - Menekuni karir di bidang penjualan tentunya menghadapi berbagai tantangan baik itu target dan cara untuk meyakinkan market. Hal ini pun dialami oleh Ni Putu Juliyanti wanita kelahiran Blahbatuh, Gianyar 21 Juli 1983. Awalnya dia memulai sebagai sales koordinator di salah satu villa di Ubud. Dikatakan Juli bahwa bekerja diposisi pemasaran di Ubud ini merupakan pengalaman terlama.

Setelah itu untuk kali pertama dia beserta 3 orang tim membentuk manajemen hotel selama 3 tahun pada 2009. Ketika itu kata dia hotel-hotel di kawasan Ubud belum banyak menjamur seperti sekarang ini.

Kemudian ibu dua anak ini menceritakan untuk memperluas pengalaman, lantas memutuskan untuk hijrah ke Kuta tepatnya bekerja di hotel yang masih dalam persiapan pembukaan atau pre-opening selama 2 tahun sebagai sales marketing manager. Di tempat baru ini Juli membawahi reservasi dan e-commerce. Setelah itu bekerja di hotel yang berada di Kota Denpasar dengan tujuan untuk mengembangkan pasar meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).

Director of Sales & Marketing b Hotel Bali & Spa ini memberanikan diri mencoba untuk mencari hal-hal baru yakni beralih dari pasar leisure ke MICE. Tentunya ini memerlukan perjuangan untuk mencapai target-target dari pasar MICE tersebut. Sebab beda target market, berbeda pula tantangannya. Dia pun telah mendapat pengalaman untuk menarik pasar MICE di dua hotel kawasan Denpasar dengan ballroom yang menampung 1000 peserta.

"Karena kebanyakan pengalaman saya itu terbiasa membuka hotel baru, jodoh lagi saya membangun hotel lagi di Ubud hampir 2 tahun. Setelah itu memilih bekerja di b Hotel Bali & Spa sudah dari satu tahun lalu sebagai director of sales & marketing," tuturnya saat ditemui di hotel setempat, Kamis (26/4).

Diposisi ini Juli mengatakan memiliki 12 orang tim diantaranya termasuk reservasi, sales dan marketing. Di b Hotel Bali & Spa pihaknya pun mengejar target untuk menggenjot pasar MICE. Bekerja di hotel yang menjual produk MICE ini memberikan tantangan agar selalu siap melayani permintaan pasar diantaranya dari pemerintahan, perusahaan dan perorangan. Pasalnya tidak jarang pihak hotel menerima pemesanan MICE dari customer pada last minute.

"Kalau di Ubud marketnya leisure jadi sudah stabil. Kita sudah bisa melihat kadang-kadang forecast 3 bulan pun sudah jelas adanya. Nah, kalau yang city hotel semua serba last minute. Ini tantangannya lebih besar dibandingkan leisure," terang Juli.

b Hotel Bali & Spa disebutkannya memiliki 233 kamar, 6 ruang meeting meskipun kapasitas ruang meetingnya tidak menampung hingga ribuan orang. "Kita punya (ruang meeting) menampung 300 orang. Pada season tertentu meetingnya jalan kayak sekarang ini sebelum Lebaran average 85 persen setiap harinya," ucapnya.

Pihaknya beserta tim mengaku telah terbiasa memberikan pelayanan yang datang pada last minute. Itulah konsep city hotel, dimana selalu dituntut kesiapan tim operasionalnya. "Kita sering melakukan koordinasi meeting untuk yang last minute event yang akan terjadi. Rata-rata semuanya terhandle dengan baik," imbuhnya.

Guna mencapai target penjualan, dia melibatkan 6 tim yang terjun ke lapangan secara langsung untuk memperkenalkan produk-produk b Hotel Bali & Spa diantaranya ke pemerintahan, perusahaan-perusahaan, travel agent, online dan bunquet (meeting, event, birthday, wedding). "Kita harus maksimalkan fasilitas yang kita punya di hotel," ujarJuli.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Pansus TRAP dan Pemkab Tabanan Tegakkan Aturan, Fokus Sejahterakan Petani

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari berbagai pelanggaran tata ruang dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta sistem irigasi tradisional Subak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.