Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berkat Sentuhan Iptek Dosen STIKOM Bali, Krupuk Ladrang Tabanan Makin Beken

CAPTION - 1 : MITRA BINAAN - Dosen dan Mahasiswa STIKOM Bali mengunjungi mitra binaan. I Gusti Putu Hardi Yudana, S.Pd., M.Pd (duduk kiri) dan I Gusti Ngurah Ady Kusuma, S.Kom., M.Kom (duduk kanan), Luh Putu Ayu Prapitasari, S.Kom., MSc.(berdiri tiga dari kiri) bersama kedua mitra Gusti Ayu Putu Sukarini dan Ni Gusti Ayu Komang Niri, serta mahassiwa STIKOM Bali.

CAPTION - 2 : PENGGILING - Luh Putu Ayu Prapitasari, S.Kom., MSc. Sedang memeragakan mesin penggiling adonan.

BALI TRIBUNE - Industri Rumah Tangga (IRT) kerupuk Ladrang di Tabanan mulai mendapat sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dari tiga dosen STMIK STIKOM Bali melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Kini, kerupuk khas Cepik, Tabanan ini makin beken.   Tiga orang dosen STIKOM Bali yang terlibat dalam kegiatan ini yakni I Gusti Putu Hardi Yudana, S.Pd., M.Pd selaku ketua tim dengan anggota I Gusti Ngurah Ady Kusuma, S.Kom., M.Kom dan dibantu olehLuh Putu Ayu Prapitasari, S.Kom., MSc. Menurut  Hardi Yudana,  program ini sudah dimulai pada awal Maret 2018 untuk pelaksanaan dalam jangka waktu 8 bulan. Kegiatan ini menggunakan dana yang bersumber dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), Ditjen Penguatan Risbang, Kemenristekdikti RI. Disebutkan, salah satu sasaran umum PKM adalah masyarakat yang produktif secara ekonomi (usaha mikro). Sedangkan tujuan khususnya adalah untukmenyelesaikan permasalahan produksi yang dihadapi oleh pengusaha mikro tersebut dengan memberikan bantuan berupa peralatan penunjang proses produksi disertai pelatihan dan pendampingan. “Selain itu program ini juga bertujuan meningkatkan pemasaran dengan memberikan bantuan berupa sentuhan iptek. Program yang diajukan juga diharapkan mampu terus berlanjut sehingga meningkatkan omzet dari IRT tersebut,” tambah  I Gusti Ngurah Ady Kusuma di Denpasar, Minggu (15/07/2018). Lebih jauh dia menjelaskan, dari beberapa industri kecil yang ada di Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali,  dua diantaranya digandeng sebagai mitra pada kegiatan PKM ini. Kedua pengusaha mikro yang  beralamat di Br. Cepik Kelod, Desa Tajen ini memproduksi komoditas sejenis, yaitu kerupuk Ladrang dengan bahan baku utama tepung terigu, telur, air, daun jeruk nipis dan bumbu dapur. Mitra pertama IRT Ladrang “Biang Bagus” memproduksi dan memasarkan kerupuk Ladrang yang dikelola secara mandiri oleh ibu Gusti Ayu Putu Sukarini yang juga sekaligus pemilik usaha yang  sampai saat ini sudah berjalan  lebih dari 20 tahun. Mitra kedua adalah IRT Ladrang “Ibu Gusti” yang didirikan dan dikelola oleh ibu Ni Gusti Ayu Komang Niri dan telah berjalan kurang lebih selama 17 tahun. “Berdasarkan permasalahan yang ditemui di lapangan, maka bantuan yang kami berikan kepada kedua mitra adalah berupa penambahan peralatan proses produksi untuk meningkatkan hasil produksi mereka, seperti mesin pengaduk tepung, mesin sealer, mesin penggiling adonan, serta kompor gas satu tungku low pressure. Kemudian bantuan lain juga kami berikan yaitu berupa peningkatan cakupan wilayah pemasaran dengan bantuan promosi secara online, dan pemberian pelatihan pemanfaatan media internet sebagai media promosi produk,” terangnya. Selain itu, ketiga dosen STIKOM Bali ini juga memberikan bantuan kepada kedua mitra dengan menguruskan Izin Produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT)pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dan pembuatan label pada kemasan produk masing-masing usaha. “Kami merasa sangat terbantu dengan peralatan yang diberikan. Hasilnya lebih baik dan kemasannya lebih bagus sehingga lebih higienis,” tutur ibu Gusti Ayu Putu Sukarini dan dibenarkan oleh ibu Ni Gusti Ayu Komang Niri.

wartawan
redaksi
Category

Payung Hukum Galian C Buleleng Makin Tegas, Tidak Ada Lagi Celah Penyalahgunaan Tata Ruang

balitribune.co.id I Singaraja - Aktivitas Galian C di Kabupaten Buleleng kini memiliki pijakan tata ruang yang lebih jelas. Setelah lama kerap dipersepsikan berada di wilayah abu-abu, sejumlah kawasan yang memiliki potensi pertambangan batuan telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buleleng Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng Tahun 2024–2044.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Desa di Denpasar Rencanakan Gelar Pasar Murah LPG 3 Kg

balitribune.co.id I Denpasar - Sepekan terakhir  eceran LPG 3 kilogram di Denpasar sempat mengalami kelangkaan. Mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, sejumlah desa di Denpasar menggelar pasar murah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar mencatat sudah ada 3 desa yang megajukan pelaksanaan pasar murah dengan mengglontorkan 100 tabung per harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan Rute Tangerang, Jakarta, dan Bandung

balitribune.co.id I Kuta - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali melayani operasional penerbangan untuk rute dari/ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO). 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Karangasem Resmikan Pengoperasian Alat CT Scan 64 Slices di RSUD Karangasem

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, secara resmi melaunching dan meresmikan alat CT Scan 64 Slices di Ruang Radiologi RSUD Kabupaten Karangasem, Senin (7/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karangasem didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, bersama jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RSUD Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.