Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bermain Jelek, Bali United Diimbangi PS Tira

Striker Bali United Ilija Spasojevic menyundul bola ke gawang PS Tira untuk membuat skor imbang 1-1.

BALI TRIBUNE - Di luar perkiraan belasan ribu pasang mata pendukungnya, tuan rumah Bali United yang bertengger di papan atas Liga 1 bermain jelek sehingga nyaris dikalahkan PS Tira yang notabene di papan bawah klasemen sementara, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Senin (24/9) malam. Jeleknya lini pertahanan tim Serdadu Tridatu diperlihatkan pada lanjutan Liga 1 pekan ke-23 saat menjamu PS Tira. Dipimpin wasit Very Permana dari Jawa Barat, gawang tuan rumah yang dikawal Wawan Hendrawan kebobolan lebih dulu oleh Aleksandar Rakic ketika laga baru berjalan satu menit. Gol berawal dari umpan silang Ahmad Nufiandani. Rakic yang berdiri bebas langsung menghujamkan bola ke gawang Bali.  Defisit satu gol, Bali United pun merespon dengan cepat. Mereka mencoba melancarkan berbagai upaya. Sayangnya, dominasi dari Irfan Bachdim cs masih belum mampu menghadirkan situasi berbahaya di lini pertahanan PS Tira. Gol penyama kedudukan yang dinantikan Bali United akhirnya hadir pada menit ke-44. Berawal dari umpan silang yang dikirimkan Van der Velden, Ilija Spasojevic langsung menyundul bola. Kiper PS Tira, Angga Saputro, pun tak mampu menghalau datangnya bola sundulan Spaso. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak I selesai. Babak II, Bali United meningkatkan daya gedornya, tapi belum menjadi gol. Justru di kubu PS Tira, Ahmad Noviandani di menit 49 memberikan ancaman kepadan gawang Bali United lewat sepakan jarak jauhnya. Namun, tendangan Dani masih melebar dari gawang Wawan Hendrawan. Rakic nyaris membuat PS Tira kembali unggul di menit 69, andai sundulannya tak melebar. Hingga pertandingan tersisa dua menit, tak ada gol tambahan yang tercipta bagi ke dua tim dan skor masih imbang 1-1. Atas tambahan satu poin dari hasil ini, Bali United berada di peringkat tiga klasemen Liga 1 dengan 38 poin. Sedangkan PS Tira masih tertahan di zona merah atau posisi 16 dengan 25 poin.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.