Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Beruntung, 12 Nasabah Pegadaian Akan Makan Malam Bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Bali Tribune / PENGUMUMAN - PT Pegadaian mengumumkan nama 12 orang yang menjadi pemenang dalam Program Pengundian April Emas Pegadaian 2022.
 
balitribune.co.id | Jakarta - PT Pegadaian mengumumkan nama 12 orang yang menjadi pemenang dalam Program Pengundian April Emas Pegadaian 2022. Pengundian Hadiah Undian Mingguan Periode IV dan Grand Prize April Emas Pegadaian 2022 dilaksanakan secara live, ditayangkan di Instagram @sahabatpegadaian, @raffinagita1717, dan Shopee Live Pegadaian.
 
Pengundian dihadiri oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah, Kepala Divisi Pemasaran PT Pegadaian Luh Putu Andarini dan disaksikan oleh perwakilan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Notaris, Kepolisian, dan juga PT Kemasindo Visitama untuk memastikan keabsahan hasil pengundian hadiah.
 
Total nasabah yang mengikuti program April Emas Pegadaian 2022 adalah 135.934 nasabah dengan 180.571 transaksi, serta 9.373.514 jumlah kupon yang diundi untuk memperebutkan hadiah Grand Prize berupa 12 paket exclusive dinner bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
 
Pengundian ini dilakukan menggunakan aplikasi digital Pegadaian yang dilakukan sebanyak 3 kali dengan sistem raffle (pengundian) sehingga memberikan kesempatan yang sama untuk semua peserta.
 
Adapun 12 nama Pemenang Grand Prize April Emas Pegadaian 2022 yang akan makan malam bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina adalah sebagai berikut:
1. Tari Kartika Sudar Wikrama, nasabah CP Pallima, Area Palembang
2. Sholihul Amri, nasabah UPC Pangeran Menteri, Area Balikpapan
3. Ary Purwa Negara Arifin, nasabah CP Kentungan, Area Yogyakarta
4. H. Agung Topo Budi Susilo, nasabah CP Wua Wua, Area Kendari
5. Tessa Yusril Fikri, nasabah UPC Cangkuang, Area Bandung
6. R. Rusmiyati, nasabah UPS Legung, Area Pamekasan
7. Aryanti Pranoto, nasabah CP Cirendeu, Area Cirendeu
8. I Wayan Witarsa, nasabah CP Amlapura, Area Denpasar 2
9. Dewi Sartika, nasabah CPS Karina, Area Batam
10. Joice Yolanda Walangitan, nasabah CP Manado Utara, Area Manado 1
11. Agustatius Sitepu, nasabah CP Medan Utama, Area Medan 1
12. Nabila Azzahra, nasabah CP Pasar Senen, Area Senen.
wartawan
YUE
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.