Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI Catatkan Cinta Bangga Paham Rupiah dan Tari Legong di MURI

Bali Tribune / Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja.

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakian Bank Indonesia Provinsi Bali berhasil mencatatkan dua sejarah baru di Musuem Rekor Dunia Indonesia (MURI) yaitu yang pertama lagu edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah dan yang kedua Tari Legong yang ditampilkan secara kolosal. Kegiatan ini dilaksanakan serangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2024, dimana Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar menghadirkan kegiatan inovatif yang bertajuk Denpasar Education Fair (DEF) 2024 dengan tema "Bergerak Bersama Untuk Denpasar Maju". Kegiatan ini diselenggarakan di Kota Denpasar dikuti 244 Sekolah se-Kota Denpasar mulai dari TK (11), SD (185) dan SMP (48).

Kegiatan Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah digelar melalui lagu oleh peserta terbanyak yang melibatkan 83.894 orang pelajar dan guru serta pagelaran Tari Legong oleh pelajar yang melibatkan 5.000 pelajar siswi se Kota Denpasar. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk sinergi Bank Indonesia dan Pemerintah, melalui pendidikan guna mengembangkan insan muda yang Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.

"Ini sebuah langkah nyata dalam mengedukasi masyarakat melalui lagu dan tari. Saya cukup bangga dan menikmati sekali acara ini," ucap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, disela kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Denpasar, Kamis (2/5).

Antusiasme yang ditunjukkan para peserta diapresiasi Erwin, seraya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar serta semua pihak yang terlibat dalam kegiatan kali ini.

"Terima kasih atas partisipasi semua pihak yang telah berperan serta dalam pencatatan rekor Muri kali ini, baik yang hadir secara offline ataupun online," tukasnya.  

Erwin mengatakan, Bank Indonesia sangat berbangga karena ini merupakan bentuk hubungan nyata dan merupakan "Legacy" warisan dari para siswa, pendidik dan kepala daerah dalam mendorong Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Dan karena uang rupiah ini merupakan jendela Indonesia maka Bank Indonesia menampilkan budaya disetiap lembar rupiah dengan harapan semakin banyak masyarakat yang memahami budaya dan seni Indonesia.

"Tanamkan betul Cinta Bangga dan Paham Rupiah pada diri kita semua," tandasnya.

Sedangkan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Arya Wibawa yang hadir dalam kesempatan ini menyampaikan, tarian Legong yang tampil dalam uang pecahan lima puluh ribu rupiah melambangkan simbol kebersamaan, gerak yang dinamis didalam menuju masa depan yang lebih cerah.

"Dengan tema Denpasar Maju, kita tegaskan komitmen kita untuk bekerja secara bersama-sama dalam menjadikan Denpasar sebagai pusat pendidikan yang unggul dan berdaya saing tinngi," katanya.

wartawan
ARW
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.