Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI Harapkan Bawang Putih KTT Manik Pertiwi Kelak Bisa Penuhi Pasar Lokal

Bali Tribune / BAWANG PUTIH - Panen Perdana Klaster Bawang Putih KTT Manik Pertiwi, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

balitribune.co.id | SingarajaPola perlakuan organik MA-11 petani penggarap di Klaster Bawang Putih Kelompok Ternak Tani (KTT)  Bawang Putih Manik Pertiwi, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, membuahkan hasil.  Hal ini ditandai dengan panen perdana bawang putih di atas lahan seluas 5 hektar dengan potensi 25 hektar lahan garap, Kamis (6/8).

Menurut ketua KTT Manik Pertiwi, Ketut Sandi, hasil ubinan panen dengan batang mencapai 16.72 ton per hektar, sedangkan ubinan hanya umbi saja mencapai 8.304 ton per hektar. KTT Manik Pertiwi beranggotakan 28 orang petani yang berada di sekitar Desa Wanagiri. 

“Tahun 2017, awal dimulainya program BI ini di kelompok kami,” sebut Sandi sumringah lantaran kerja keras kelompoknya membuahkan hasil dengan  dilakukannya panen perdana yang dihadiri Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho, Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, Bupati Buleleng serta stakeholder terkait. 

Kepala KPw BI Bali Trisno Nugroho pada kesempatan ini menyampaikan,  hasil tidak akan mengingkari, seperti slogan yang selama ini kerap digaungkan bersama yaitu “seken-seken, saje-saje, lan beneh-beneh”.

“Bawang putih yang dahulu sempat menjadi primadona tanaman pangan lokal daerah sempat tidak diminati oleh para petani untuk ditanam, karena kalah dengan keberadaan bawang putih impor yang harganya lebih murah,” ungkap Trisno Nugroho yang mengakui 90 persen bawang putih yang ada didatangkan dari Cina.

Namun demikian, sejak digalakkannya program swasembada bawang putih oleh pemerintah sejak beberapa tahun terakhir, budidaya tanaman ini menjadi kembali dilirik oleh Petani untuk dibudidayakan kembali, karena Petani melihat komitmen pemerintah dalam mewujudkan hal tersebut khususnya bagi peningkatan kesejahteraan petani. 

Dijelaskan, Bank Indonesia  selama 2 tahun berjalan telah mendamping KTT Manik Pertiwi untuk kembali membudidayakan bawang putih, khususnya dalam penguatan pembibitannya. Keberhasilan pengembangan bawang putih sebagai salah satu komoditas pangan strategis tentunya akan memberi pengaruh terhadap stabilitas harga dan inflasi pangan di Bali ini, sekaligus membantu upaya pengurangan defisit neraca transaksi berjalan akibat impor bawang putih yang saat ini membanjiri pasar domestik.

“Lebih kurang dua tahun lalu, kami, Bank Indonesia, bersama jajaran Pemerintah Daerah serta stakeholder lainnya berdiri di tempat yang sama untuk melaksanakan seremoni panen bawang putih perdana,” katanya, sembari menambahkan, kala itu hadir pula perwakilan Bank Indonesia Jakarta untuk menyaksikan panen tersebut di lahan demplot seluas 2 hektar. 

“Astungkare, pada saat itu kita berhasil memperoleh hitungan produktivitas demplot sebanyak 7,48 ton per ha, sebuah hasil yang cukup menggembirakan bagi demplot uji coba,” tuturnya.

Ia berpendapat, pencapaian tersebut perlu terus  ditingkatkan baik dengan cara intensifikasi maupun ekstensifikasi, maupun dengan berbagai inovasi sebagaimana selama ini dilakukan dengan menerapkan pola budidaya organik berbasis MA-11, dengan pendampingan petani melalui pakarnya Dewa Ketut Gata. 

“Belum lama ini kelompok Manik Pertiwi juga kami fasilitasi untuk dapat memperoleh bantuan teknis pelatihan budidaya organik langsung dari pakar pembuat MA-11 yaitu dr. Nugroho Widiasmadi yang hadir ke tempat ini sebelum masa COVID-19,” imbuh Trisno Nugroho.

Pendampingan dan bantuan teknis terus  diupayakan Bank Indonesia untuk secara terus dapat diberikan kepada kelompok Manik Pertiwi agar produktivitas dapat terus meningkat, dan memberikan kemanfaatan dari sisi ekonomi bagi para petani, melengkapi hasil hortikultura lain seperti sayuran, buah, dan bunga, yang menjadi hasil lahan selama off season penanaman bawang putih.

Lantas, terkait pengembangan kapasitas kelompok tani, dalam hal ini kami juga mengundang PT. Bank Pembangunan Daerah untuk melihat secara langsung kesungguhan kelompok dalam membudidayakan bawang putih dan hasil pertanian lainnya, agar jika kelompok memerlukan dukungan modal, dapat didukung oleh produk-produk pembiayaan dari perbankan dengan skema-skema yang ringan, salah satunya seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Sebagai wujud perhatian kami lainnya, kami juga akan memberikan dukungan melalui program sosial Bank Indonesia kepada kelompok Manik Pertiwi ini, berupa satu unit kendaraan roda empat dan hand tracktor, penguatan jaringan irigasi mengingat wilayah ini berada di daerah yang cukup menantang, rehabilitasi bangunan sekretariat, serta mesin pengolahan limbah ternak,” tuturnya.

Ia berharap bantuan kecil ini dapat mendukung kelompok tani dalam mensukseskan program pengembangan klaster pertanian Bank Indonesia khususnya, dan program pemerintah pada umumnya, demi tercapainya kemandirian/swasembada bawang putih beberapa tahun lagi. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

balitribune.co.id | Jakarta - Belum lama ini, beredar informasi bahwa terdapat sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Strategi Ekonomi Pemkab Tabanan Berbuah Manis, Hilirisasi Jalan, Pengangguran Berkurang

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2027, Selasa (10/2), bertempat di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Dasar Hukum Kuat, Gaji Dua Bulan Segera Cair Sekaligus

balitribune.co.id | Tabanan – Awal tahun 2026 menjadi masa penyesuaian bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Tabanan yang baru saja dilantik dan mulai menjalankan tugas pengabdiannya di berbagai unit kerja. Seiring dimulainya peran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan memahami harapan dan kegelisahan para PPPK Paruh Waktu terkait pencairan gaji perdana yang hingga saat ini masih dalam proses.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nikmati Sensasi "Satay & Wok" All You Can Eat Interaktif di Anathera Resort Kuta

balitribune.co.id | Kuta – Anathera Resort Kuta kembali mempersembahkan pengalaman kuliner istimewa melalui promo terbaru “Satay & Wok – All You Can Eat”, sebuah konsep makan malam interaktif yang memadukan sajian sate premium dan live cooking wok station hanya dengan IDR 190.000++ per orang.

Baca Selengkapnya icon click

Hadiri Pembukaan di JICC, Jakarta Dekranasda Karangasem Ambil Bagian di INACRAFT 2026

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Nyonya Mas Parwata, bersama Wakil Ketua Harian Dekranasda Karangasem, Nyonya Sedana Merta, serta jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Karangasem menghadiri pembukaan Pameran INACRAFT 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Rabu (4/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.