BI : Kunjungan Wisman 2020 Bakal Mengalami Kontraksi | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 28 November 2021
Diposting : 27 May 2020 18:12
Arief Wibisono - Bali Tribune
Bali Tribune / Trisno Nugroho

balitribune.co.id | DenpasarAwal 2020, kunjungan wisman sempat mengalami peningakatan di berbagai wilayah, terutama Bali dan NTB pasca recovery bencana. Akan tetapi pertumbuhan kunjungan wisman berbalik arah pada bulan berikutnya, dan mendorong kontraksi ekspor jasa, hal tersebut disampaikan oleh Kepala KPwBI Provinsi Bali Trisno Nugroho pada Webinar Menyongsong Normalitas Kehidupan yang Baru Pasca Covid-19 yang digelar oleh Litbang Badung, Rabu (27/5).

"Hasil diskusi dengan pelaku wisata di Bali perkiraan kunjungan wisman pada tahun 2020 akan terkontaksi diantara 49,2 hingga 82,8 persen dengan penurunan terdalam pada triwulan II 2020," ujar Trisno Nugroho

Kunjungan wisman diperkirakan akan mulai pulih pada triwulan III 2020. Berdasarkan hal tersebut, diperkirakan perekonomian Provinsi Bali turut mengalami kontraksi yang cukup lambat.

Selanjutnya, terkait dengan normalitas baru pasca Covid-19 terutama dunia pariwisata Bali, BI merekomendasikan untuk menerapkan metode Cluster Cleaners Healty Scurity (CHS). Metode atau protokol kesehatan tersebut diterapkan mulai dari kedatangan hingga kepulangan wisatawan.

"Untuk transportasinya, hotel, tourism atraction, food and bevarage, kemudian sektor informal, sovenir dan oleh-oleh dan juga hospital hingga areal ibadah disiapakan menggunakan protokol kesehatan yang ketat," papar Trisno.

Terakhir BI menyarakan untuk menerapakan non-cash payment environment dimana pembayaran tidak menggunakan uang tunai atau kartu kredit. Pembayaran akan dialihkan ke smatrphone dengan metode scan QR Code.

"Jadi tidak menerima cash tidak juga melalui kartu kredit, tapi menggunakan samartphone, BI dan seluruh perbankan akan mendorong menggunakan non-cash payment environment ini," ujar Trisno.

Hukum & Kriminal

Terpopuler