Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Biadab, Ayah Hamili Anak Tiri yang Juga Keponakannya

Bali Tribune/ Suasana di ruang penyidik PPA Polres Bangli, Rabu (15/9).

balitribune.co.id | Bangli -  Masyarakat desa Tembuku  geger  dengan beredarnya informasi ,seorang ayah diduga menghamili anak tirinya di Banjar Penida Kelod, Desa/Kecamatan Tembuku, Bangli.
 
Pria berinisial MW (52) itu diduga  menghamili anak tirinya yang nota bene juga  keponakannya   berinisial KJ,(16) yang  masih berstatus pelajar. 
 
Tentang usia  kehamilan KJ diperkirakan sudah 7- 8 bulan. Kini MW masih dalam pemeriksanaan penyidik unit PPA Sat Reskrim Polres Bangli. 
 
Menurut keterangan, kasus tersebut sebelumnya ditangani Polsek Tembuku. Kemudian pada Rabu (15/9) siang, penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Bangli. Kasus tersebut terungkap setelah ayah kandung KJ yakni KW (43)  meminta bantuan praju Penida Kelod dan juga Perbekel Tembuku untuk menelusuri kebenaran kehamilan KJ. Karena belum ada titik temu, akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Tembuku. 
 
Kelian Dusun Penida Kelod, Made Murjana saat dikonfirmasi terkait kasus yang menimpa warganya, pihaknya mengatakan sekitar satu bulan terakhir beredar isu jika KJ yang masih duduk di bangku SMK dalam kondisi hamil.” Isu sudah menyeruak ke permukaan sejak bulan lalu,” ujarnya. Rabu (15/9)
 
Selanjutnya  ayah KJ yakni KW menyampaikan kepada prajuru jika anaknya hamil. Hanya saja masih menjadi teka teki siapa yang menghamili KJ. Berkaitan dengan hal tersebut, maka prajuru dan difasilitasi Perbekel melakukan mediasi. Mediasi tersebut untuk menelusuri siapa yang telah menghamili KJ.
 
"Saat ditanya KJ  bungkam atau  tidak mau menyebutkan siapa yang sudah menghamilinya," kata Made Murjana. 
 
Dengan begitu, mediasi tersebut tidak ada titik temu. Setelah pertemuan tersebut, ada pertemuan lanjutan. Akan tetapi hasilnya nihil. 
 
Kemudian dari prajuru berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Tembuku. Akhirnya persoalan tersebut dilaporkan ke Polsek Tembuku. "Kondisi kehamilan sudah besar. Tentu kami harus pikirkan kondisi anak ini, apalagi masih pelajar," jelasnya.
 
Setelah kasus tersebut ditangani  pihak kepolisian, kata Made Murjana, baru terkuat siapa yang menghamili pelajar SMK tersebut 
 
"Kami mendapat informasi bahwa yang menghamili ayah tirinya. Kami pun tidak menyangka akan hal tersebut," ujarnya. 
 
Disinggung soal kondisi lingkungan KJ, Made Murjana mengungkapkan jika KJ anak tiri sekaligus keponakan dari MW. Status MW ini adalah kakak kandung dari KW. Selama ini KJ tinggal bersama ibu dan ayah tirinya. 
 
"MW dan KW saudara kandung. Setelah MW menikahi ibu KJ, MW tinggal di rumah yang berbeda dengan KW," jelasya
 
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Androyuan Elin mengatakan jika saat ini masih dilakukan penyelidikan. 
 
"Masih lidik. Untuk sementara baru pelimpahan. Untuk ayah tirinya masih berstatus saksi," jelasnya singkat.
wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.